Minggu 29 November 2020, 09:55 WIB

Halodoc Lengkapi Layanannya dengan Fitur Kalender Menstruasi

Faustinus Nua | Humaniora
Halodoc Lengkapi Layanannya dengan Fitur Kalender Menstruasi

Istimewa
Ilustrasi

 

BERKOMITMEN untuk senantiasa menjadi #TemanHidupSehat bagi masyarakat Indonesia, Halodoc kembali memperkenalkan fitur baru, yaitu Kalender Menstruasi.

Fitur ini memungkinkan pengguna untuk dapat mencatat periode menstruasi guna mengetahui masa subur maupun mendeteksi perubahan siklus menstruasi dan korelasinya dengan kelainan/ penyakit reproduksi tertentu sejak dini.

Felicia Kawilarang, VP Marketing Halodoc mengatakan sebagai perusahaan yang selalu berupaya memberikan inovasi sesuai dengan kebutuhan pengguna, pihaknya telah menjaring masukan-masukan dari masyarakat.

Data internal Halodoc mencatat bahwa Chat dengan Dokter ObGyn masuk dalam daftar 5 konsultasi paling populer. Hal itu menunjukkan bahwa terdapat kebutuhan pengguna yang cukup signifikan untuk topik kehamilan (obstetri) dan penyakit sistem reproduksi perempuan (ginekologi).

"Melihat demografi pengguna Halodoc yang hampir sebagian besar terdiri dari perempuan, hadirnya fitur Kalender Menstruasi ini diharapkan dapat membantu para pengguna untuk lebih memerhatikan kesehatan reproduksi, yang mana sangat penting tidak hanya untuk merencanakan atau menunda kehamilan, namun juga mendeteksi anomali reproduksi sejak dini," ungkapnya dalam diskusi virtual bertajuk #HaloTalks: Mencatat Periode Menstruasi: Hal Mudah, Berdampak Besar, pekan lalu.

Dia menjelaskan memonitor siklus menstruasi seringkali terlupakan. Padahal aktivitas ini berperan sangat esensial dalam seluruh tahapan hidup perempuan sejak konsepsi sampai usia lanjut, termasuk untuk perencanaan keluarga.

"Kesadaran individu untuk memahami konsep kesehatan reproduksi dengan memonitor siklus menstruasinya secara berkala dan intensif dapat menjaga kualitas sistem reproduksi sedari dini, mengantisipasi risiko penyakit reproduksi hingga usia lanjut, serta perencanaan keluarga yang lebih matang," tambahnya.

Hal senada juga disampaikan oleh dr. Kartika Cory, SpOG, Spesialis Obstetri dan Ginekologi. Dia mengatakan, monitor siklus menstruasi memang terkesan mudah, namun berdampak sangat besar. Tidak hanya bagi individu itu sendiri, tapi juga mendukung kesejahteraan perempuan pada umumnya serta memastikan generasi yang sehat dan berkualitas.

"Sering kali banyak isu terkait kesehatan reproduksi yang akar permasalahannya dapat lebih mudah teridentifikasi jika pasien mengetahui masa menstruasi mereka,” kata dia.

Dengan memanfaatkan fitur tersebut, pengguna dapat mengatur tiga program sesuai kebutuhan, yaitu Monitor Siklus Menstruasi, Monitor Masa Subur, dan Perencanaan Keluarga.

Meskipun baru satu bulan diluncurkan, sudah terdapat puluhan ribu pengguna. Mereka berbagai kebutuhan dengan tingkat akurasi dalam memprediksi siklus menstruasi berikutnya berada pada kisaran 85%.

"Yang menarik dari perilaku pengguna yang kami amati adalah bagaimana aplikasi ini digunakan untuk melakukan perencanaan kehamilan. Setengah dari pengguna memilih program Monitor Masa Subur yang bertujuan untuk merencanakan kehamilan dengan matang,” tutupnya.

Fitur Kalender Menstruasi di Halodoc mencakup beberapa kemudahan seperti log tanggal menstruasi, akses chat dengan ObGyn, kemudahan membeli produk terkait kesehatan reproduksi, dan kurasi artikel-artikel kesehatan sesuai dengan tujuan awal menggunakan fitur ini. (H-2)

Baca Juga

Ist

Atasi Banjir di Kalsel, Perlu Peningkatan Tata Kelola Air

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 27 Januari 2021, 15:16 WIB
Tata kelola air di DAS Kalsel perlu ditingkatkan, khususnya pengelolaan dan pengawasan air limpasan yang terjadi di daerah hulu melalui...
MI/Insi Nantika Jelita

Sandiaga Donor Plasma Konvalesen untuk Pasien Covid-19

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 27 Januari 2021, 14:25 WIB
MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno melakukan donor plasma konvalesen di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI),...
Medcom.id

Rusak Hutan, Wakil Ketua DPRD Takalar Dijerat Pidana Berlapis

👤 Atalya Puspa 🕔Rabu 27 Januari 2021, 13:57 WIB
Penyidik menduga perbuatan tersangka HJB yaitu menebang pohon tanpa memiliki hak atau izin dari pejabat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya