Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebagian warga Kota Bengkulu panik saat gempa dengan magnitudo 5,0 terjadi pada Sabtu malam (21/11). Mereka sempat keluar rumah saat gempa pukul 23.58 WIB itu berlangsung.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu melaporkan gempa dirasakan sedang di Kota Bengkulu selama 2 detik. Tidak ada laporan dampak pascakejadian Sabtu malam. BPBD terus memonitor situasi masyarakat telah gempa terjadi.
Baca juga: 72 Jemaah Umrah Indonesia Berangkat Hari Ini
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi gempa dengan magnitudo 5,0 terjadi pada 55 km barat daya Bengkulu atau 56 km barat daya Seluma, Provinsi Bengkulu. Sumber gempa berada pada kedalaman 10 km.
Kota Bengkulu termasuk wilayah dengan tingkat bahaya sedang hingga tinggi untuk potensi gempa bumi. Berdasarkan analisis InaRISK itu, Kota Bengkulu memiliki 9 kecamatan dengan luas bahaya sekitar 18.671 hektar yang berada pada kawasan bahaya tersebut.
Sedangkan dilihat dari sisi risiko, sebanyak 351.196 jiwa merupakan jumlah populasi yang berpotensi terpapar bahaya tersebut. Jumlah populasi tersebut berada di 9 kecamatan tadi.
Di samping potensi bahaya gempa bumi dan tsunami, masyarakat Bengkulu diimbau untuk juga waspada terhadap potensi bahaya hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor atau angin kencang. Berdasarkan informasi BMKG, Bengkulu termasuk wilayah yang berpotensi cuaca ekstrem selama satu pekan ke depan (21 – 26 November 2020). (H-3)
Dalam peristiwa ini, terdapat dua orang tertimpa pohon tumbang saat melintas menggunakan sepeda motor. Korban mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.
WAKIL Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyatakan lokasi longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, merupakan lahan milik Perhutani.
KEMENTERIAN Sosial menyalurkan bantuan logistik sekaligus melakukan pendataan korban terdampak bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Bandung Barat.
PULUHAN anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) diduga menjadi korban dalam bencana tanah longsor yang mengguncang Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Bandung Barat, Sabtu (24/1).
Hujan dengan intensitas tinggi menjadi pemicu utama terjadinya bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat.
Polda NTT menerjunkan 13 personel Brimob untuk membantu pencarian korban longsor di Desa Goreng Meni, Manggarai Timur akibat hujan deras berkepanjangan.
Kondisi cuaca signifikan ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan pengaruh tidak langsung dari Siklon Tropis Luana yang terpantau bergerak di selatan perairan Indonesia.
Selain Jakarta, wilayah penyangga juga diprediksi akan mengalami cuaca basah.
PERUMAHAN Grand Texpia, Kecamatan Ciasem, Pantura Subang, masih terendam banjir meski ketinggian air mulai berkurang.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat masih ada 1.600 warga di Jakarta yang mengungsi akibat banjir.
Banjir di Kabupaten Kudus hingga Minggu (25/1) juga masih merendam 9 desa di 4 kecamatan antara lain Desa Karangrowo, Ngemplak, Tanjungkarang, Jetiskapuan, Jati Wetan, Payaman.
Perpanjangan dilakukan karena masih adanya wilayah terdampak banjir serta tingginya potensi bencana susulan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved