Sabtu 21 November 2020, 14:50 WIB

Tingkatkan Akses, RSCM Luncurkan Layanan Telekonsultasi

Faustinus Nua | Humaniora
Tingkatkan Akses, RSCM Luncurkan Layanan Telekonsultasi

ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA
Petugas medis mengenakan alat pelindung diri lengkap di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional (RSUPN) Dr.Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Kamis (30/4)

 

RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) meluncurkan layanan telekonsultasi terbarunya SiapDok pada Sabtu (21/11), bertepatan di HUT-nya ke-101 tahun. Layanan tersebut untuk meningkatkan akses kesehatan kepada masyarakat di masa pandemi covid-19.

Direktur Utama RSCM Lies Dina Liastuti mengatakan globalisasi dan revolusi teknologi kesehatan abad ke-20 memacu rumah sakit di berbagai belahan dunia untuk mengembangkan inovasi layanan kesehatan. Di Indonesia sendiri, telekonsultasi telah marak diperbincangkan dalam lima tahun terakhir.

"Teknologi ini memungkinkan pasien untuk melakukan konsultasi jarak jauh dengan dokter secara daring dalam proses penegakan diagnosis, maupun pertimbangan terhadap terapi. Tidak terbatas disana, telekonsultasi juga dapat dimanfaatkan oleh sesama dokter dalam mendiskusikan suatu kasus atau penyakit," ungkap Lies terkait keunggulan aplikasi SiapDok RSCM.

Baca juga: Tenaga Medis Ujung Tombak Edukasi Pentingnya Imunisasi

Dia mengungkapkan bahwa sebagai Rumah Sakit Pusat Rujukan Nasional milik pemerintah, RSCM turut berpartisipasi sebagai aktor pendorong telekonsultasi yang bermutu, dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan pasien. 

Aplikasi SiapDok pun menjadi pilot project Kementerian Kesehatan untuk jadi RS Kelas Dunia (world class hospital) yang didukung Kementrian Komunikasi dan Informatika khususnya oleh BLU BAKTI, serta Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk berkolaborasi dalam percepatan implementasinya.

Lies menjelaskan program telekonsultasi ini sejalan dengan rencana strategis RSCM sebagai flagship hospital bangsa Indonesia dengan kualitas internasional. Tujuan telekonsultasi ini ada 3, yaitu pertama adalah sebagai upaya peningkatan akses masyarakat pada layanan kami secara aman. 

Kedua adalah untuk meningkatkan produktifitas pelayanan dokter secara aman pula karena kami harus menjaga serta melindungi mereka khususnya sebagai aset bangsa, dan ketiga produktivitas masyarakat yang terjaga kesehatannya di masa pandemi serta ketiga adalah meningkatkan kapasitas layanan kami baik in-hospital, pra-hospital dan post-hospital.

"Direksi dan manajemen kami secara konsisten bekerja untuk memastikan layanan mutakhir hadir di RSCM sehingga mendukung visi Presiden menuju Indonesia Sehat 2025," tururnya.

Dengan peluncuran tersebut, diharapkan RSCM menjadi RS yang terdepan dalam memanfaatkan dan mempromosika teknologi sebagai pendukung akses kesehatan di masa depan. Semua masyarakat Indonesia di berbagai daerah pun dapat mengaksesnya dengan memanfaatkan jaringan telekomunikasi yang sudah di bangun BLU BAKTI.(H-3)

Baca Juga

ANTARA/Fakhri Hermansyah

Kemendikbud: Pembelajaran Tatap Muka 2021 Bagi Sekolah yang Siap

👤Syarief Oebaidillah 🕔Selasa 01 Desember 2020, 18:30 WIB
 Pembelajaran tatap muka bukan diwajibkan namun dimungkinkan dengan memenuhi seluruh syarat yang ditetapkan dalam SKB 4...
Istimewa

PFN Gelar VVF 2020 Picu Kreatifitas Perempuan saat Pandemi

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 01 Desember 2020, 18:05 WIB
PERUSAHAAN Umum Produksi Film Negara kembali menggelar Vital Voices Festival 2020 bertema Percepatan Pemulihan Ekonomi Bersama...
DOK Sinar Mas Land

Universitas Asing Pertama di RI, Monash University Pilih BSD City

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 01 Desember 2020, 17:18 WIB
Institusi perguruan tinggi tersebut tahun ini berhasil menduduki peringkat 55 dunia berdasarkan QS World University...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya