Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Tepukan 56 Detik yang Mengobarkan Semangat

MI
13/11/2020 03:15
Tepukan 56 Detik yang Mengobarkan Semangat
Kader kesehatan dan juga masyarakat umum memberikan tepuk tangan selama 56 detik untuk para tenaga kesehatan(ANTARA)

SUARA gemuruh tepuk tangan menggema di lobi RS Kanker Dharmais, Jakarta, pukul 12.00 WIB, kemarin. Selama 56 detik, suara tepuk tangan dengan irama teratur itu menggema dari tangan dokter, perawat, pegawai, pasien, dan pengunjung RS Kanker Dharmais.

Mereka berkumpul di sana untuk sebuah harapan, bertepatan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional ke56 pada 12 November 2020.
Itulah alasan mengapa tepuk tangan itu dilakukan selama 56 detik.

Aksi ini merupakan apresiasi terhadap masyarakat dan tenaga kesehatan yang telah mematuhi protokol kesehatan, sekaligus menyulut obor semangat bagi rumah sakit untuk tetap memberikan pelayanan terbaiknya kepada pasien, khususnya pada masa pandemi covid-19.

“Semoga pandemi covid-19 ini segera berlalu. Caranya, mari patuhi protokol kesehatan, “ kata Direktur Utama RS Kanker Dharmais, Soeko Nindito, seusai gerakan tepuk tangan, seperti dikutip dari laman Instagram @rskankerdharmais.

HKN ke-56 tahun ini mengangkat tema Satukan tekad menuju Indonesia sehat. Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) Penny Lukito mengingatkan bahwa virus covid-19 masih berada di sekitar kita.

Tetap waspadalah, kata Penny, dengan menjaga imunitas tubuh, berolahraga, istirahat cukup, makan makanan sehat dan bergizi,
serta minum suplemen kesehatan jika diperlukan.

“Sambil menunggu vaksin yang aman, bermutu, berkhasiat kita yang penting ialah meningkatkan daya tahan tubuh,” cetusnya.

Terkait uji klinis vaksin Sinovac, Penny menyampaikan, saat ini seluruh subjek uji klinis telah selesai direkrut dengan target 1.620 dan telah mendapatkan 2 kali suntikan. “Tidak terdapat laporan kejadian efek samping yang serius akibat pemberian vaksin uji Sinovac ini,” tukas Penny.

Hingga kemarin, kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Indonesia mencapai 452.291 orang. Sebanyak 382.084 sembuh (84%) dan 14.933 meninggal dunia (3%).

Jumlah tenaga kesehatan yang gugur saat bertugas, sampai akhir Oktober lalu sudah mencapai 254 orang. Mereka terdiri atas 141 dokter, 9 dokter gigi, dan 104 perawat. (H-2)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya