Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJAK imbauan beraktivitas di rumah muncul akibat pandemi covid-19, warga lebih banyak menghabiskan waktu dengan internet. Mengingat berbagai kegiatan, seperti kerja, sekolah, ibadah, hingga sosialisasi dilakukan secara daring.
Alhasil, internet menjadi bagian penting dalam aktivitas masyarakat. Bahkan, cenderung menimbulkan perilaku adiksi. Selama pandemi covid-19, prevalensi populasi dewasa yang mengalami adiksi internet meningkat hingga 14,4%, dari sebelumnya sekitar 3%.
Durasi online juga meningkat sebesar 52% dibandingkan sebelum pandemi covid-19. Situasi ini patut diwaspadai, karena penggunaan internet secara berlebihan dapat meningkatkan rasa cemas, depresi dan mendorong perilaku kompulsi.
Baca juga: Menyiasati Internet di Masa Pandemi Agar tidak Lelet
"Salah satu faktor prediktif yang menyebabkan perilaku adiksi internet di masa pandemi adalah dorongan untuk mencari informasi terkait covid-19," jelas Kepala Departemen Medik Kesehatan Jiwa RSCM FK Universitas Indonesia Kristina Siste Kurniasanti dalam keterangan resmi, Selasa (15/9).
Lebih lanjut, dia mengatakan stres psikologi akibat rasa takut terhadap infeksi covid-19, juga mendasari seseorang untuk mencari rekreasi melalui internet. Ini menjadi salah satu bentuk adaptasi.
Baca juga: Pandemi Covid-19 Ancam Kehidupan Kaum Perempuan
Pada individu dengan kasus suspek atau terkonfirmasi positif covid-19, memiliki skor psikopatologi dua kali lebih tinggi. Adiksi internet juga berhubungan dengan penurunan waktu dan kualitas tidur.
"Buruknya kualitas tidur berpotensi menyebabkan gangguan psikologis dan penurunan sistem imun," imbuh Siste.
Melihat kondisi tersebut, kata dia, pemerintah harus menyusun regulasi penggunaan internet dan kebijakan publik lainnya. "Kemenkes harus membuat pedoman penggunaan internet sehat. Adakan duta internet sehat, agar jadi role model bagi anak-anak," tandasnya.(OL-11)
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved