Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI virus korona baru atau Covid-19 masih belum menunjukkan tren menurun. Hingga kini jumlah kasus dan korban meninggal akibat Covid-19 masih bartambah. Hingga Kamis (20/8), tercatat kasus positif144.945 kasus positif, 98.657 sembuh, dan 6.346 meninggal.
Dalam upaya serius pemerintah untuk mengatasi pandemi Covid-19, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menjalin kerja sama dengan 'Daewoong Infion,' perusahaan joint venture asal Korea Selatan (Korsel) Daewoong Group.
Dalam acara Kick of Meeting di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar, Sulawesi Selatan, Kemenkes dan pihak perusahaan Korsel membahas upaya uji klinis fase 1 dalam pengembangan perawatan Covid-19 yang memanfaatkan sel punca milik Daewoong.
Uji klinis fase 1 bertujuan untuk menguji keamanan perawatan Covid-19 pada pasien dan diharapkan akan selesai tahun ini. Daewoong Infion berencana akan memasuki uji klinis fase 2 pada paruh pertama tahun 2021.
Pada keterangan persnya, Kamis (20/8), Plt. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan dr. Slamet, MHP, mengatakan,“Saya senang Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Wahidin Sudirohusodo dapat terlibat dalam penelitian ini. Penelitian tahap 1 ini merupakan sebuah peluang dan tujuan untuk proses fase 2 dan fase 3 selanjutnya."
'DWP710' merupakan perawatan dyspnea (sesak napas) pada pasien Covid-19 dengan memanfaatkan sel punca Mesenchymal DW-MSC dan saat ini sedang diuji coba oleh perusahaan farmasi Korea Selatan Daewoong Pharmaceuticals,” kata Chang-woo Suh, Presiden Direktur Daewoong Infion.
‘DWP710’ saat ini sedang dikembangkan melalui kerja sama dengan Kemenkes RI. Untuk DWP710 ini, Daewoong Infion dan Kemenkes RI menandatangani nota kesepakatan (MoU) untuk memulai kerja sama strategis terkait pengembangan perawatan Covid-19 dan uji klinis fase 1 yang telah disetujui pada Juli 2020. Pada tanggal 6 Agustus 2020, DWP710 terpilih sebagai proyek baru di Kemenkes RI.
“Dengan memanfaatkan sel punca Mesenchymal DW-MSC, tingkat kelangsungan hidup meningkat lebih dari 30% jika dibandingkan dengan kelompok uji lainnya, di mana jaringan paru-paru yang rusak akibat inflamasi kembali pulih ke tingkat yang mendekati normal,” jelasnya.
“Selain itu, perawatan ini memiliki efek antivirus yang mampu mengurangi jumlah virus pada jaringan paru-paru hewan yang terinfeksi Covid-19 hingga di batas bawah deteksi,” kata Chang-woo Suh.
Tak hanya itu, Daewoong Infion dan RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo juga mempertimbangkan penelitian dan pengembangan kandidat vaksin Covid-19 lainnya dari Daewoong Pharmaceutical, seperti Niclosamide dan Camostat. Kedua produk tersebut masing-masing diharapkan mampu merawat pasien yang menderita Covid-19 ringan dan berat.
“Kami berterima kasih atas kerja sama aktif Pemerintah Indonesia dalam pengembangan perawatan Covid-19. Kami berharap penelitian ini akan memberikan hasil yang baik dan berkontribusi dalam pengembangan perawatan untuk mengatasi Covid-19,” tutur Chang-woo Suh. (Eni/OL-09)
Secara umum sayuran berdaun memang jarang disajikan pada menu rumah sakit karena selain alasan praktis seperti penyimpanan dan pengolahan, juga sayuran berdaun cenderung tinggi purin.
Kemenkes menegaskan rumah sakit tidak boleh menolak pasien peserta PBI dengan status JKN nonaktif sementara hingga tiga bulan.
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa tidak boleh ada rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang menolak melayani pasien peserta BPJS segmen PBI
Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, dengan angka kejadian yang terus meningkat seiring perubahan gaya hidup.
Saat ini, fasilitas kesehatan maupun SDM kesehatan di Indonesia sudah sangat baik dan tidak kalah dengan rumah sakit di Malaysia maupun Singapura.
Biaya pengobatan di Penang, termasuk tindakan medis serius, seringkali lebih terjangkau daripada RS swasta premium di Indonesia.
Ruang lingkup kerja sama antara lain mencakup pelaksanaan penelitian bersama dalam bidang lingkungan hidup dan transisi energi serta program pemagangan bagi mahasiswa Teknik Lingkungan ITY.
Reaksi emosional selama ini kerap dianggap persoalan selera pribadi, dipengaruhi oleh DNA masing-masing individu merespons karya seni.
Para ilmuwan dari Johns Hopkins University, Amerika Serikat, berhasil mendemonstrasikan bahwa kera besar memiliki kapasitas kognitif untuk "bermain pura-pura" (play pretend).
STUDI dari Spanyol melakukan sebuah penelitian untuk mencoba membantu diagnosis penyakit Alzheimer pada usia 50 tahun. Percobaan itu dilakukan dengan melakukan tes darah.
AHLI biologi dari Hebei University, Tiongkok, Ming Li bersama rekan-rekannya melakukan penelitian dan menemukan bahwa rambut bisa mendeteksi Parkinson
Stimulasi 40Hz setiap hari mampu menjaga fungsi kognitif pasien, bahkan menurunkan biomarker utama penyakit Alzheimer.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved