Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSOALAN yang muncul dalam kegiatan pembelajaran jarak jauh secara daring mulai diatasi Pemerintah Kota Yogyakarta dengan program Guru Berkunjung.
Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan permasalahan dalam kegiatan belajar via daring yang paling sering dikeluhkan adalah kesulitan akses internet dan ketersediaan fasilitas pendukung kegiatan pembelajaran dari jarak jauh.
Menurut dia, masalah ketersediaan fasilitas dan akses internet umumnya dialami di sekolah dasar negeri dan sekolah menengah pertama swasta.
"Untuk sekolah di Kota Yogyakarta, khususnya negeri, sudah memiliki atau dilengkapi akses internet. Tinggal siswanya saja, ada yang kesulitan dan tidak," kata Heroe, Sabtu (25/7)
Guna mengatasi permasalahan itu, menurut dia, pemerintah daerah akan menggerakkan para guru untuk berkunjung ke rumah siswa dan membantu siswa belajar.
"Nanti akan dilakukan uji coba untuk model pembelajaran ini," ujarnya.
Sampai saat ini, Pemerintah Kota Yogyakarta masih menerapkan model pembelajaran dari jarak jauh di seluruh jenjang pendidikan meski sebagian orangtua mengusulkan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah kembali dijalankan.
Baca juga: Ada Siswa di DKI yang tidak Miliki Ponsel untuk Belajar Daring
Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, 46% orangtua ingin anak-anak bisa kembali belajar di sekolah dan 54% lainnya ingin kegiatan pembelajaran tetap dilakukan via daring.
"Orangtua yang berkeinginan dilakukan pembelajaran langsung biasanya mengalami kesulitan untuk mengakses internet atau untuk memantau anaknya belajar dengan baik di rumah," tutur Heroe.
Sedangkan orangtua yang ingin pembelajaran tetap dilakukan via daring, ia melanjutkan, biasanya masih merasa takut atau khawatir terjadi penularan covid-19 jika anaknya harus datang ke sekolah untuk belajar.
Ia mengatakan, Pemerintah Kota Yogyakarta sudah menyediakan Wi-Fi di 211 area publik yang bisa digunakan siswa untuk mengakses internet secara gratis selama kegiatan pembelajaran via daring.
"Lokasinya ada di ruang-ruang publik yang tersebar di wilayah. Saya kira, ini bisa dimaksimalkan meskipun belum mampu meng-cover seluruh wilayah," pungkasnya.(OL-5)
HOTEL Kimaya Sudirman Yogyakarta by Harris semakin menancapkan pengaruhnya di dunia hospitality. Lewat tangan dingin, Djoni Tatinggulu selaku General Manager, Kimaya Yogyakarta
Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Al Munawir untuk memperkuat spiritual kader selama Ramadan.
STOK sejumlah bahan pangan utama di Kota Yogyakarta tercatat surplus menjelang Lebaran 2026. Pasokan beras mencapai sekitar 2.770 ton per minggu.
BERDASARKAN hasil survei Kementerian Perhubungan, jumlah kedatangan pemudik di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 8,2 juta orang.
Para peserta tidak hanya berdiam diri di dalam ruangan kelas, melainkan terjun langsung melakukan produksi konten di berbagai situs ikonik dan heritage di Yogyakarta.
MORAZEN Yogyakarta mengimplementasikan program MORA Impact melalui pengembangan MORA Learning Corner dan MORA Edu Care di SD Negeri Temon, Kecamatan Temon, Kulon Progo.
Sistem pengawasan internet yang diterapkan suatu negara dapat memengaruhi bagaimana konten digital beredar serta seberapa besar ruang anonimitas yang tersedia bagi pengguna.
Layanan Internet Merah Putih (IMP) resmi diperkenalkan sebagai pengembangan baru layanan internet satelit broadband untuk menjawab kebutuhan konektivitas nasional yang terus berkembang.
Banyak orang sudah membuktikan bisa dapat penghasilan tanpa harus nunggu keterima kerja kantoran. Kuncinya bukan instan, tapi tahu jalur yang masuk akal dan mau konsisten jalani prosesnya.
Melalui BRImo, nasabah BRI bisa melakukan pembayaran TV kabel dan internet dengan cepat, aman, dan bahkan lebih hemat berkat promo cashback menarik.
Pemerintah mengingatkan orangtua agar tidak melepas anak-anak ke dunia maya tanpa bekal pemahaman yang cukup mengenai konten yang mereka konsumsi beserta konsekuensinya.
Tantangan ruang digital bagi anak-anak di Indonesia kini telah bergeser dari sekadar konten negatif menuju ancaman yang bersifat personal dan sulit terdeteksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved