Jumat 10 Juli 2020, 22:31 WIB

Kemendikbud Gelar Program Jalur Budaya Rempah

Syarief Oebaidillah | Humaniora
Kemendikbud Gelar Program Jalur Budaya Rempah

Antara/dodo Karundeng
Pamrean jalur rempah Indoensia di Musem Nasional, 2015 silam

 

KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan terus berupaya mempertahankan sejarah keberadaan jalur rempah yang merupakan puncak peradaban penting bagi bangsa Indonesia di masa lalu. Langkah tersebut agar keberadaan dan sejarah jalur rempah tidak tenggelam dengan keadaan zaman.

Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid mengatakan, jalur rempah saksi perkembangan dan pasang surut peradaban bangsa Indonesia sebagai bangsa bahari. Karena keberadaan rempah sangat erat dengan perjalanan kekuasaan politik, dan sosial budaya bangsa Indonesia.

"Itulah yang perlu dipahami oleh masyarakat Indonesia, khususnya anak muda tentang jalur rempah berperan penting bagi perkembangan bangsa," kata Hilmar Farid melalui keterangan tertulisnya hari ini.

Dia berharap masyarakat lebih paham terhadap sejarah perkembangan peradaban di nusantara sebagai bangsa bahari.

Baca juga : Penerapan Good Governance, Perkokoh Tatanan Ekosistem JKN

Hilmar menjelaskan, program tentang Jalur Budaya Rempah menjadi prioritas untuk mengenal lebih jauh tentang keberadaan jalur rempah. Ada beberapa aspek penting dalam kaitannya dengan penguatan jalur rempah. Pada waktunya nanti diharapkan jalur budaya rempah dapat diakui sebagai warisan dunia oleh UNESCO.

Selain itu dari aspek ekonomi diharapkan rempah-rempah dapat menjadi daya ungkit terhadap ekonomi bangsa dan menjadi produk unggulan Indonesia, mulai dari pengobatan,makanan,kesenian dan produk budaya lainnya. Jalur rempah diharapkan pula menjadi upaya untuk memperkuat diplomasi budaya bangsa Indonesia.

Program jalur rempah adalah Gerakan Bersama dari seluruh stake holder sehingga keberadaannya dapat mendorong kemajuan bangsa. Ke depan akan diadakan pula program muhibah dengan kapal menelusuri jalur jalur pelabuhan yang pernah berhubungan dengan rempah- rempah pada masa lalu.

"Sangat disayangkan bila sejarah Jalur Rempah terancam tenggelam zaman. Kesadaran akan masa lalu kita sangat penting. Kami mengingatkan para pengambil kebijakan di pusat, daerah dan komunitas budaya, akan pentingnya pembelajaran untuk generasi muda tentang sejarah Jalur Rempah," pungkas Hilmar (OL-7)

Baca Juga

MI/Ramdani

Menhub: 36 Ahli Waris Sriwijaya Air SJ182 Sudah Dapat Santunan

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 20 Januari 2021, 16:20 WIB
SEBANYAK 36 ahli waris korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 telah menerima santunan dari Jasa Raharja sebesar Rp50 juta untuk...
Antara/ Syifa Yulinas

Olah Sawit, LIPI Usulkan Pembangunan Kilang Green Fuel

👤Humaniora 🕔Rabu 20 Januari 2021, 15:55 WIB
Kebijakan dunia di bidang energi yang hanya megizinkan bahan bakar ramah lingkungan harus direspons cepat agar Indonesia tidak tertinggal...
ANTARA/ FEY SELLY

Mendikbud Sebut 34.200 Sekolah Sudah Gelar PTM

👤Syarief Oebaidillah 🕔Rabu 20 Januari 2021, 15:30 WIB
Pihak sekolah menghadapi pilihan sulit antara ketertinggala pembelajaran dan masalah keselamatan serta keselamata siswa di masa pademi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya