Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
AGAR para peneliti tetap dapat melakukan riset di tengah pandemi, ada beberapa metode penelitian yang dapat digunakan sebagai alternatif, salah satunya yaitu dengan memanfaatkan big data.
“Pada kondisi sekarang, big data menjadi relevan sehingga harus kita integrasikan. Harus kita lakukan redesigning baik sensus maupun survei, bisa dengan multi data collection, combined methods, drop of pick up, dan lainnya,” kata Kasubdit Pengembangan Model Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Setia Pramana dalam Webinar Tantangan Metode Digital pada Riset Sosial Humaniora di Masa Normal Baru, Kamis (25/6).
Setia menjelaskan, big data dapat dibedakan menjadi tiga kategori berdasarkan sumbernya, yaitu exhaust data, seperti data telepon genggam dan transaksi keuangan, sensing data, seperti satelit dan internet of things, serta konten digital seperti data media sosial dan konten radio.
“Dengan adanya sumber data tadi, kita bisa mendapatkan revolusi pengukuran yang bisa kita gunakan untuk mengukur pola, memetakan behavior masyarakat, pendapat masyarakat, dan sebagainya,” tuturnya.
Peneliti Pusat Penelitian Ekonomi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Bachtiar Rifai menambahkan, beberapa kelebihan dari penggunaan big data untuk kegiatan riset antara lain, berpeluang memberikan kontribusi akademis dalam sisi skala analisa yang lebih besar karena masih jarang digunakan untuk riset bidang sosial humaniora, memungkinkan peneliti mengunduh data global maupun nasional secara cepat, mengurangi resiko kesalahan manusia yang sering terjadi pada entri data manual, serta lebih efisien secara waktu.
Baca juga : Pemerintah Perlu Tinjau Ulang Pelaksanaan PPDB di Daerah
Sedangkan kekurangannya yaitu, big data umumnya digunakan untuk analisa data kuantitatif, banyak data dari institusi yang dibatasi aksesnya sehingga perlu ada kesepakatan bersama antara satu institusi dengan institusi lainnya. Kemudian masih sedikit peneliti yang menguasai bahasa pemrograman sehingga dibutuhkan bantuan SDM IT, perubahan data berjalan sangat cepat sehingga data yang diunduh hari ini akan cenderung berbeda dengan data yang diunduh pada 2-3 hari berikutnya, serta dibutuhkan infrastruktur teknologi komunikasi yang memadai.
“Untuk memperkuat kedalaman analisis berbasis big data, dibutuhkan kajian literature yang robust (penelitian sebelumnya) maupun publikasi data kualitatif sebagai justifikasi/argumentasi hasil analisis,” imbuhnya.
Dia menambahkan, selain memanfaatkan big data, para peneliti juga dapat menggunakan metode riset digital lainnya, yaitu Etnografi Digital, Forum Group Discussion, dan Web Survey. Setiap metode memiliki karakter spesifik yang penggunaannya dapat disesuaikan dengan tujuan penelitian. Tidak menutup kemungkinan, peneliti juga dapat menggunakan instrumen berbeda untuk melengkapi risetnya.
“Peran komite klirens etik menjadi sentral untuk memastikan instrument riset berbasis digital telah memenuhi kaidah akademis,” tandasnya. (OL-2)
Prestasi ini menegaskan komitmen Pertamina dalam mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan, memperkuat riset terapan, serta menghadirkan solusi teknologi.
Penderita Restless Legs Syndrome (RLS) memiliki risiko lebih tinggi terkena Parkinson dibandingkan orang yang tidak mengalami gangguan tersebut.
Riset ini bertujuan memberikan panduan bagi elit politik sekaligus edukasi bagi masyarakat mengenai kompetensi pemimpin yang benar-benar dibutuhkan di Indonesia.
Kepemimpinan transformasional kepala sekolah, budaya hijau sekolah, dan motivasi intrinsik siswa memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku ramah lingkungan.
Penghargaan bagi peneliti muda menjadi instrumen penting dalam membangun ekosistem riset nasional yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing.
Upaya peningkatan kualitas nutrisi masyarakat Indonesia terus diperkuat melalui riset dan publikasi ilmiah yang berkelanjutan.
Pada 2025, jumlah pengguna PLN Mobile melonjak drastis hingga melampaui 50 juta pengunduh dan total transaksi tahunan lebih dari 30 juta transaksi.
Transformasi digital kini tengah mengalami kemajuan pesat di berbagai sektor industri. Salah satu yang menjadi hal penting untuk diperhatikan adalah pemanfaatan big data.
Sistem peringatan dini akan semakin kuat apabila ilmu pengetahuan dikolaborasikan dengan teknologi mutakhir berbasis big data dan kecerdasan buatan tanpa mengabaikan kearifan lokal.
Keamanan siber menjadi isu yang semakin krusial di era digital ini. Hal ini disampaikan Founder AwanPintar.id® Yudhi Kukuh
Publik khawatirkan isu kemanan data BAIS usai dugaan kebocoran data oleh hacker
Aplikasi berbasis web ini memungkinkan pengguna memantau obrolan terkini di berbagai media sosial dan mengolahnya menjadi data berharga
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved