Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Waspadai Infeksi Ganda Covid-19 dan DB

MI
23/6/2020 00:35
Waspadai Infeksi Ganda Covid-19 dan DB
Pasien DBD(ANTARA)

KEMENTERIAN Kesehatan memperingatkan ancaman infeksi ganda dari kasus covid-19 dan demam berdarah (DB). Dari data yang dimiliki, terungkap fakta bahwa sebagian besar daerah dengan kasus covid-19 tertinggi juga membukukan kasus DB terbanyak.

Provinsi-provinsi tersebut, di antaranya Jawa Barat, Lampung, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan. Dari 460 kabupaten dan kota yang melaporkan adanya kasus DB, sebanyak 439 di antaranya juga melaporkan adanya kasus covid-19. 

“Jadi ini ada infeksi ganda,” kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi pada dialog di Media Center Gugus Tugas Nasional, Jakarta, Senin (22/6).

Saat ini, jelas Nadia, ada lebih dari 65 ribu kasus demam berdarah di seluruh Indonesia. Angka kematian demam berdarah termasuk tinggi, yakni hampir 400 jiwa, dengan penambahan kasus baru berkisar 100 sampai dengan 500 kasus per hari.

“Demam berdarah adalah suatu penyakit yang sampai sekarang juga belum ada obatnya. Vaksinnya belum terlalu efektif dan salah satu upaya untuk mencegahnya adalah kita menghindari gigitan nyamuk, dan sama-sama virus ini,” ucap Siti.

Ahli infeksi dan pedriati tropik RSCM dr Mulya Rahma Karyanti mengungkapkan virus korona baru penyebab covid-19 menyerang ke sistem saluran napas atas, sedangkan pada DB, gejala yang harus diwaspadai adalah pendarahan kulit yang tampak dalam bentuk mimisan, gusi berdarah, atau memar. 

“Itu yang tidak ada pada covid-19, pendarahan spontan atau timbul bintik-bintik merah di kulit,” tambahnya.

Ia menambahkan, sebagian kasus DB saat ini menyerang anak remaja. Waspadailah demam pada anak sebagai salah satu gejala DB dan mintalah penderita untuk banyak meminum air, jangan sampai dehidrasi. (Fer/H-2)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya