Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
PASIEN dan penyintas kanker memiliki risiko terinfeksi covid-19. Hal ini disebabkan tingkat imunitas yang dimiliki cenderung rendah.
Berdasarkan data global, sekitar 9,6% kasus covid-19 menyerang pasien yang terkena gangguan imun, termasuk pasien kanker. Sedangkan data di Indonesia mencatat 2,1% dari kasus covid-19 merupakan pasien kanker.
“Walaupun kelihatannya kecil, kita harus tetap berhati-hati. Ini memperlihatkan pasien kanker juga bisa terinfeksi covid-19,” ujar dokter spesialis penyakit dalam, Ikhwan Rinaldi, melalui live Instagram, Sabtu (13/6).
Baca juga: Thailand Mulai Uji Coba Vaksin Covid-19 pada Monyet
“Pasien kanker itu imunitasnya sudah lama untuk mengatasi kanker. Sekarang masuk lagi covid-19, maka lebih gampang terkena dan lebih berat kondisinya,” imbuh Ikhwan.
Lebih lanjut, dia menyoroti data di Tiongkok bahwa pasien dengan penyakit kanker berisiko tinggi mengalami kondisi lebih berat jika terpapar covid-19. Seperti, menjalani perawatan intensif di ICU, membutuhkan bantuan ventilator, bahkan dapat menyebabkan kematian. Hal ini juga berlaku bagi para penyintas kanker.
“Survivor juga memiliki risiko (penyakit) menjadi berat. Tapi memang tidak sebesar pasien kanker. Jadi, intinya pasien kanker punya risiko terkena dan kalau terkena dibandingkan pasien yang bukan kanker, punya risiko menjadi buruk,” jelasnya.
Menurut Ikhwan, seorang penyintas kanker memiliki kenormalan baru pada tubuhnya akibat menjalani berbagai pengobatan, seperti kemoterapi dan radiasi. Kondisi yang sering ditemui pada seorang penyintas kanker, yakni memiliki leukosit atau sel darah putih yang lebih rendah dari kondisi normal.
Baca juga: Studi: Pria Botak Lebih Berisiko Terjangkit Covid-19
“Kalau kita tahu, pasien kanker yang menjalani kemoterapi atau pasien yang baru operasi, tentu saja membutuhkan respons imun tubuh yang berdampak leukosit. Limfositnya juga turun, sehingga lebih rentan,” kata Ikhwan.
“Ketika limfositnya rendah, kemudian kena covid-19, maka tidak bisa melawan covid-19 dengan baik. Sehingga, jatuh ke kondisi yang lebih buruk,” pungkasnya.
Ada tiga metode pengobatan pada pasien kanker, yaitu kemoterapi, targeted therapy atau terapi target dan imunoterapi. Pada pengobatan dengan kemoterapi, tidak hanya dilakukan satu kali, namun membutuhkan beberapa kali terapi. Hingga sel kanker berada pada titik terendah atau mati, agar tidak berkembang biak. Sedangkan pengobatan dengan terapi target dan imunoterapi biasanya dicampur dengan kemoterapi, bergantung pada kondisi pasien.(OL-11)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved