Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI covid-19 yang melanda dunia bisa memberikan dampak pada kesehatan mental masyarakat akibat derasnya arus informasi tentang wabah yang disebabkan oleh virus korona baru itu.
Untuk itu, masyarakat harus kritis, selektif, dan tidak mudah menelan mentah-mentah informasi terkait covid-19 di banyak media., termasuk media sosial. Terlebih, informasi palsu atau hoaks juga ikut menyertai soal covid-19.
"Pada situasi pandemi covid-19 kita harus selektif menerima informasi disertai menjaga dan memperkuat imunitas. Pasalnya jika terkena stres mempengaruhi imunitas sehingga serangan virus mudah masuk. Akibatnya kita terjangkit sakit," kata psikolog Ifa H. Misbach pada konferensi video bertajuk `Bincang-Bincang Serangan Kecemasan Corona`.
Ifa yang juga dosen psikologi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung itu mengatakan, derasnya infromasi soal covid-19 menimbukan memantik kecemasan dan ketakutan. Sehingga secara psikologis memunculkan dampak pada masalah fisik dan psikis, seperti stres, sulit tidur, sakit kepala atau migrain, otot tegang, nyeri dada dan lain lain.
Guna menangkal hal itu terjadi,Ifa yang juga Kepala Klinik Psikologi RS Melinda Bandung meminta masyarakat mengedepankan sikap rasional dalam menerima dan mencerna informasi yang bersumber dari berbagai media termasuk medsos.
Baca juga : Ini Penyebab Tenaga Medis Terpapar Covid-19
Menurutnya ada tiga langkah yang bisa dilakukan. Pertama, mengutamakan untuk menyaring dan menerima informasi dari media-media yang kredibel. Kedua, dengan melatih otak untuk tetap skeptis terhadap seluruh informasi yang datag.
"Kita harus memilah milah informasi yang masuk disertai sikap skeptis dulu. Lihat, apakah kalimatnya bombastis. Kita berlatih bahwa semua informasi ini tidak semuanya dapat dipercaya terlebih dulu, " cetus Ifa.
Langkah ketiga dengan menarik diri dari informasi-informasi tertentu yang memiliki dampak emosi berlebihan. Dia menyarankan perlunya kontemplasi atau perenungan sekitar 30 detik guna memilah dampak informasi kepada setiap pribadi.
"Jadi kita coba kontemplasi sejenak saja, apa yang dirasakan saat membaca informasi yang kita terima.Apakah ada message atau pesan yang masuk membuat kita sebel atau mual bahkan marah, " pungkasnya. (OL-7)
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved