Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
LEMBAGA Biologi Molekuler Eijkman berupaya untuk segera menyelesaikan "grand design" untuk pengembangan vaksin COVID-19 di Indonesia.
"Dengan Biofarma, kita membuat 'grand design', kalau sudah siap baru kita mengundang lembaga-lembaga lain yang bersedia untuk ikut konsorsium pengembangan vaksin," kata Kepala Lembaga Eijkman Amin Soebandrio di Jakarta, Rabu (6/5).
Amin menuturkan pihaknya akan membuat konsorsium untuk pengembangan vaksin yang terdiri atas Lembaga Eijkman, PT Biofarma yang mewakili industri, beberapa perguruan tinggi dan beberapa laboratorium lain.
"Akan kami undang untuk bergabung di satu konsorsium, jadi sedapat mungkin vaksin ini dikerjakan oleh anak bangsa sendiri," tuturnya.
Amin menuturkan kemungkinan tercepat pembuatan vaksin adalah dalam jangka waktu satu tahun.
Vaksin merupakan imunisasi aktif yang diberikan kepada orang sehat agar mampu membangun kekebalan tubuh untuk melawan virus jika virus menyerang dirinya.
Hingga saat ini belum ada satu pun pihak atau negara yang berhasil menciptakan vaksin Covid-19.
Pengembangan vaksin menjalani sejumlah tahapan hingga pengujian di tingkat hewan dan manusia.
Kandidat vaksin Covid-19 yang dikembangkan di laboratorium akan diuji pada hewan. Pengujian itu berperan untuk mengetahui efek atau pengaruh kandidat vaksin.
Jika hasilnya memuaskan, maka akan dilanjutkan uji klinis kandidat vaksin kepada manusia untuk melihat efektivitas dari vaksin ini melawan Covid-19. (OL-12)
Cacar api bisa muncul saat imun menurun, terutama usia 50+. Ketahui waktu tepat vaksin herpes zoster (Shingrix), dosis, manfaat, dan siapa yang perlu konsultasi.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Vaksin yang sedang diuji adalah V181-005, sebuah formulasi baru yang berpotensi memberikan perlindungan yang lebih cepat dan efisien.
Lucia menjelaskan ketika terjadi bencana banyak orang yang terkena luka bisa karena seng, paku, dan sebagainya maka diberikan serum anti tetanus, untuk mencegah infeksi.
Kanker serviks saat ini merupakan penyakit penyebab kematian nomor 2 di Indonesia.
Pneumonia merupalan penyebab utama kematian pada balita, yang menurunkan fungsi alveolus pada paru-paru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved