Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEKERJA migran berasal dari luar Jabodetabek merupakan kaum yang paling terdampak pelemahan ekonomi karena kebijakan pemerintah daerah maupun pusat selama pandemic covid-19.
Pengamat perkotaan Yayat Supriyatna mengungkapkan ada tiga pengeluaran yang paling pokok dilakukan oleh pekerja migran ini yakni pangan, papan/tempat tinggal, dan transportasi.
Dua sektor yakni pangan dan transportasi sudah tidak perlu dikeluarkan karena untuk pangan dianggap sudah selesai dari bantuan sosial yang diberikan oleh pemda. Sementara untuk transoportasi tidak lagi ada pengeluaran karena imbauan untuk tetap berada di rumah.
Pengeluaran lain yang harus disediakan dananya oleh para pekerja migran ini adalah pengeluaran untuk sewa rumah. Biaya inilah yang sampai saat ini belum dipikirkan oleh pemda bahkan pemerintah pusat.
"Untuk mereka, mudik jadi jalan satu-satunya bagi pekerja dari luar kota itu untuk bisa mengamankan uang simpanan mereka," ungkap Yayat dalam webinar yang diselenggarakan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia bertema Menyoal Efektivitas Larangan Mudik pada Rabu (22/4).
Yayat mengatakan pekerja yang berasal dari luar kota itupun diduga menjadi golongan yang melakukan mudik sejak awal ketika banyak perkantoran, sekolah, hingga kampus-kampus tutup karena wabah korona.
"Bahkan fenomena para pekerja dan warga mudik ini sudah terjadi sejak awal Maret. Karena mereka punya prinsip 'makan tidak makan yang penting kumpul'," tukas Yayat.
Untuk itu, pemerintah pun diharap lebih perhatian kepada warga termasuk warga luar daerah agar mereka tidak merasa ditinggal oleh pemerintah dan nekat melakukan mudik.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengeluarkan instruksi untuk melarang warga mudik. Warga yang dilarang mudik ialah khusus yang berada di daerah yang sedang menetapkan status gawat darurat kesehatan covid-19 atau sedang menerapkan Pelaksanaan Sosial Berskala Besar (PSBB). Larangan akan diterapkan mulai 24 April mendatang.(OL-2)
Sandi mengungkapkan kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan setiap bulan dengan materi yang beragam.
Ada beberapa langkah antisipatif yang mulai diterapkan Puskesmas Warungkondang untuk mencegah penyebaran covid-19.
Munculnya kembali covid-19 tentu perlu diantisipasi. Karena itu, saat ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memitigasi penyebaran covid-19, terutama pada sektor pariwisata.
Saat ini, kelima pasien tersebut hanya bergejala ringan. Mereka sedang melakukan isolasi mandiri di rumah.
Bupati memastikan terpaparnya warga tersebut saat yang bersangkutan berada di luar daerah.
Galeri menjadi catatan sekaligus spirit agar warga Jabar tak gentar, namun tetap waspada menghindari penularan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved