Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Hermawan Saputra menyatakan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akan berjalan efektif jika pemerintah disiplin dalam menerapkannya.
"PSBB bisa tegak kalau pemerintahnya disiplin. Karena ini sangat tergantung dari gerak laju pemerintah untuk menegakan kedisiplinan masyarakat, mulai dari RT, RW, kelurahan. Sampai juga pada pembatasan transpotasi publik, perkantoran, pemukiman, hingga acara sosial budaya dan keagamaan," beber Hermawan, Selasa (14/4).
Karena PSBB sifatnya hanya pembatasan sosial, kata Hermawan, maka efektivitasnya tidak akan semaksimal karantina wilayah. Sebab itu, PSBB akan sangat bergantung dengan gerak pemerintah dalam penerapannya.
Saat ini, Hermawan menilai PSBB yang diterapkan di Jakarta belum terlihat berjalan efektif karena belum adanya kekompakan dengan daerah penyangga seperti Depok, Bogor, dan Bekasi. "PSBB sebenarnya jadi harapan. Tapi barangkali belum ada kekompakan. Kalau semua pihak kompak diharapkan baik," ungkapnya.
Selain itu, diharapkan masyarakat juga memiliki kesadaran untuk tertib menjalankan PSBB. Pasalnya, masyarakat menjadi garda terdepan dalam pengendalian covid-19.
"PSBB ini akan efektif jika masyarakatnya sadar, disiplin, dan pemerintahnta siap, tegap, peduli. Ini harus dilakukan secaea masif di Indonesia," tandasnya. (R-1)
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved