Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BPBD Kabupaten Lampung Selatan melaporkan kondisi mutakhir di Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, pascaerupsi Gunung Anak Krakatau. Pada Sabtu (11/4) sekitar pukul 04.00 WIB, tidak terpantau adanya bau belerang dan debu vulkani, namun hujan mulai turun.
Kapusdatinkom BNPB, Agus Wibowo, mengatakan masyarakat di Kecamatan Rajabasa terutama wilayah sepanjang pantai, yaitu Desa Way Mulih, Desa Way Mulih Timur dan Desa Kunjir, sudah berangsur-angsur kembali ke rumah masing-masing.
"Warga masih berjaga-jaga dan ronda untuk memantau kondisi yang ada," kata Agus dalam keterangan resmi , Sabtu (11/4).
Baca juga: Anak Gunung Krakatau Meletus, Statusnya Siaga II
TRC BPBD Kabupaten Lampung Selatan telah menghubungi tim pemantau Gunung Api Krakatau. Hasilnya status masih waspada atau level 2, serta aktivitas vulkanik sudah reda. Masyarakat pun diimbau tidak panik
"TRC BPBD Kabupaten Lampung Selatan menggunakan mobil rescue memberi pengumuman kepada masyarakat untuk tetap tenang, karena aktivitas Gunung Api Krakatau sudah reda," imbuh Agus.
Saat ini, TNI dan Polri masih bersiaga di lokasi kejadian untuk membantu evakuasi warga. Begitu juga aparat desa dan camat setempat sudah berada di lokasi kejadian untuk memberikan arahan kepada warga
Baca juga: Dear Netizen, Dentuman Dini Hari Tadi Bukan dari Anak Krakatau
"Sampai pagi ini belum ada laporan kerusakan. Petugas BPBD dan aparat setempat akan terus memantau dan melaporkannya," pungkasnya.
Sebelumnya, PVMBG melaporkan terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau, Lampung, pada Jum'at (10/4) malam sekitar pukul 22.35 WIB. Tinggi kolom abu teramati ± 500 m di atas puncak (± 657 m di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal condong ke arah utara. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi ± 38 menit 4 detik. Dari pantauan PVMBG terlihat letusan terus berlangsung sampai Sabtu pagi (11/4) pada pukul 05.44 WIB.(OL-11)
Aktivitas erupsi ini terekam dengan amplitudo maksimum mencapai 36,2 mm dan durasi sekitar 1 menit 25 detik.
Masyarakat Aceh, terutama yang berada di dua gampong yaitu Rembune dan Pantan Pediangan, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, harus mengungsi.
Gunung berapi Kilauea di Hawaii kembali menunjukkan peningkatan aktivitas. Aliran lava terlihat mengalir sejak akhir pekan.
Gunung Sakurajima dikenal sebagai salah satu gunung api paling aktif di Jepang.
“Pada tanggal 19 September 2025 terjadi peningkatan jumlah gempa low frequency yang diikuti dengan kejadian erupsi dengan tinggi kolom erupsi berkisar antara 500-1.000 meter"
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat, pendaki, maupun wisatawan agar tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif, Kawah Verbeek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved