Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki periode pancaroba. Peralihan musim dari penghujan menuju kemarau ini akan terjadi mulai akhir Maret hingga awal Mei 2020.
Plt. Deputi Bidang Meteorologi, Dr. Widada Sulistya mengatakan secara umum saat pancaroba, perubahan kondisi cuaca relatif lebih cepat. "Pada pagi-siang umumnya cuaca cerah-berawan dengan kondisi panas terik yang dapat diikuti hujan intensitas tinggi dalam durasi singkat yang terjadi pada siang-sore hari," jelasnya, Minggu (29/3).
Kondisi tersebut, imbuh Widada, dapat menimbulkan potensi cuaca ekstrem seperti puting beliung, hujan es, banjir bandang, angin kencang (45 km/jam) dalam durasi singkat.
Baca juga: Waspadai Dampak Cuaca Ekstrem
Berdasarkan dinamika atmosfer terkini, BMKG memprakirakan pada 28–31 Maret 2020 potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi di wilayah:
1. Pesisir Barat Sumatera
2. Jawa Barat
3. DKI Jakarta
4. Jawa Tengah
5. DI Yogyakarta
6. Jawa Timur
7. Bali
8. Kalimantan Barat
9. Kalimantan Tengah
10. Kalimantan Timur
11. Kalimantan Utara
12. Kalimantan Selatan
13. Sulawesi Utara
14. Gorontalo
15. Sulawesi Selatan
16. Maluku Utara
17. Maluku
18. Papua Barat
19. Papua
Dia menambahkan, BMKG mengimbau untuk selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem sebab perubahan cuaca dapat memengaruhi kondisi stamina tubuh menjadi lebih rentan.
"Masyarakat diimbau untuk selalu menjaga kondisi stamina tubuh tetap fit," pungkasnya.
Bagi masyarakat yang ingin memperoleh informasi terkini dapat mengunjungi http://www.bmkg.go.id, akun Twitter dan Instagram di @infoBMKG, atau melalui mobile apps Info BMKG. (OL-14)
Angin kencang juga memporak-porandakan gudang barang bekas, rumah makan, dan tempat pemancingan di Desa Prasung.
Langkah awal pemerintah adalah memastikan keselamatan warga. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung segera melakukan asesmen ulang agar semua korban berada di tempat aman
Lima kecamatan yang terdampak angin beliung itu meliputi Kecamatan Mantub, Tikung, Babat, Kembangbahu, dan Sukodadi.
Sebanyak 37 rumah dua desa di Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, akibat terjangan angin puting beliung.
Angin puting beliung menerjang Dukuh Ringinsari, Desa Sidorejo, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Sabtu (28/6) petang. Belasan rumah dan warung warga porak-poranda.
Kejadian itu mengakibatkan 15 rumah, 1 SD dan satu Kantor Desa terdampak kerusakan, rata rata dibagian atap.
Dari hasil sementara, penyebab banjir antara lain pendangkalan sungai dan sampah.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jember (BPBD) mencatat banjir meluas hingga 23 desa di 10 kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
BPBD Kabupaten Jember mencatat 3.944 KK di delapan kecamatan terdampak banjir akibat hujan deras sejak Kamis (12/2) sore hingga Jumat (13/2) dini hari.
JAJARAN Polres Bogor melakukan langkah cepat untuk membantu warga terdampak banjir bandang di Desa Cijayanti dan Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.
Banjir terjadi pada Rabu (11/2) di empat dusun di Desa Andamui, Kecamatan Ciwaru, Kabupaten Kuningan
Dampak terparah terjadi di Kampung Babakan Cicarewed, Desa Cijayanti.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved