Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
RSPI Sulianti Saroso menyatakan telah memulangkan satu pasien dalam pengawasan (PDP) virus novel korona (COVID-19). Pasalnya berdasarkan hasil pemeriksaan, pasien tersebut telah dinyatakan negatif COVID-19.
"Kemarin kita ada 10 pasien dirawat, 1 sudah pulang semalam dan tidak ada pasien lagi, sehingga pasien total dirawat ada 9 orang," kata Direktur Medik, Keperawatan dan Penunjang RSPI Sulianti Saroso, Dyani Kusumowardhani di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Selasa (10/3).
Baca juga: Cegah Tangkal Covid-19
Dyani menambahkan bahwa PDP tersebut merupakan WNI laki-laki yang memiliki riwayat kontak dengan pasien 01 positif COVID-19. PDP tersebut dikategorikan sehat dan boleh meninggalkan rumah sakit apabila hasil tes swab sebanyak dua kali menyatakan negatif COVID-19. Selain itu, PDP juga tidak mengalami gejala yang mengindikasikan adanya COVID-19 seperti demam, batuk, dan flu.
"Pasien dinyatakan sehat dan aman boleh pulang kalau pemeriksaan dinyatakan negatif, tidak ada keluhan apa-apa dan pasien aman dipulangkan," ujarnya.
Diketahui, hingga saat ini RSPI Sulianti Saroso tengah merawat sebanyak 9 pasien di ruang isolasi. Dari 9 pasien, 6 di antaranya positif COVID-19, dan 3 lainnya masih masuk dalam kategori PDP. (OL-14)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved