Senin 09 Maret 2020, 18:25 WIB

Pasien Positif Korona di Indonesia Meningkat Jadi 19 Orang

Andhika prasetyo | Humaniora
Pasien Positif Korona di Indonesia Meningkat Jadi 19 Orang

Antara/Hafidz Mubarak
Juru bicara pemerintah untuk penanganan korona, Achmad Yurianto, memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta.

 

PASIEN yang terkonfirmasi positif virus korona (COVID-19) menjadi 19 orang, atau meningkat 13 orang dari data terakhir sebanyak 6 orang.

"Hari ini jumlah kasus yang terkonfirmasi positif sebanyak 19 orang. Penjumlahan pasien nomor 01-06," jelas juru bicara pemerintah terkait penanganan wabah korona, Achmad Yurianto, di Kantor Presiden, Senin (9/3).

Yurianto kemudian memaparkan satu per satu data pasien positif korona. "Kita identifikasi kasus nomor 07, perempuan, 59 tahun, kondisinya nampak sakit ringan sedang, stabil. Ini kasus imported case, yang bersangkutan baru kembali dari luar negeri dan menunjukkan gejala lalu dilakukan pemeriksaan empat hari lalu. Hasilnya hari ini positif, kasus no 07," urai Yurianto.

Baca juga: Suspek Corona di RSPI Sulianti Nambah Jadi 10 Orang

Selanjutnya pasien 08, laki-laki berusia 56 tahun. "Pasien ini tertular oleh 07, karena memang suami istri. Kondisinya sekarang menggunakan beberapa peralatan infus dan oksigen," jelas Yurianto.

Pasien 08 diketahui sudah sakit. Akan tetapi, bukan terjangkit virus korona, melainkan sakit diare ditambah riwayat diabetes. Saat ini, pasien dikategorikan sakit sedang-berat.

"Kasus 09, perempuan, 55 tahun kondisi sekarang nampak sakit ringan sedang, tanpa ada penyakit penyulit sebelumnya. Pasien ini juga imported case bukan bagian dari klaster manapun, datang dari luar negeri," tambah Yurianto.

Pasien kasus 10, laki-laki berusia 29 tahun dna merupakan warga negara asing (WNA). Kondisinya sakit ringan sedang, hasil tracing atas kasus 01. Pasien kasus 11, merupakan permepuan WNA berusia 54 tahun, dengan kondisi sakit ringan sedang. Kasus itu bagian dari tracing kontak kasus 01. Adapun pasien kasus 12 ialah laki-laki berusia 31 tahun, yang terpantau sakit ringan sedang, dan juga hasil tracing dari kasus 01.

Baca juga: Jokowi Konfirmasi Kasus Virus Korona Pertama di Indonesia

Pasien kasus 13 merupakan perempuan berusia 16 tahun, yang juga tracing dari subklaster pasien nomor 03. Pasien kasus 14 adalah laki-laki berusia 50 tahun dengan gambaran sakit ringan sedang, yang merupakan imported case.

Pasien kasus 15 berjenis kelamin perempuan dengan usia 43 tahun dan juga imported case. Pasien kasus 16 ialah perempuan berusia 17 tahun, yang terkait kontak erat dengan pasien kasus 15.

Pasien kasus 17 merupakan laki-laki berusia 56 tahun, yang berstatus imported case. Pasien kasus 18 ialah laki-laki berusia 55 tahun, dan masih imported case. Pasien kasus 19 merupakan laki-laki berusia 40 tahun, pun imported case.

"Mereka ada yang dirawat di Jakarta, ada yang di luar Jakarta," tandasnya.(Ant/OL-11)

 



 

 

Baca Juga

DOK Kenari Daja

Kenari Djaja Award 2021 Bentuk Dukungan Terhadap Karya Anak Bangsa

👤Widhoroso 🕔Jumat 15 Oktober 2021, 23:40 WIB
KOMPETISI desain handle atau gagang pintu yang digelar Kenari Djaja sukses memunculkan desain-desain inovatif dari...
Antara

Menteri PPPA Puji Protes Guru dan Murid Tolak Pernikahan Anak

👤Ant 🕔Jumat 15 Oktober 2021, 23:30 WIB
Menurutnya, aksi penolakan ini menunjukkan kesadaran bahwa pernikahan anak di bawah umur tidak sepatutnya...
DOK Pribadi.

KLHK dan Le Minerale Inisiasi Standardisasi Bank Sampah

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 15 Oktober 2021, 23:17 WIB
Bank Sampah Bersinar mendapatkan penghargaan sebagai Bank Sampah Terbaik se-Indonesia pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bank Sampah...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Risma Marah dan Gaya Kepemimpinan Lokal

ika melihat cara Risma marah di Gorontalo, hal itu tidak terlalu pas dengan norma, etika, dan kebiasaan di masyarakat.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya