Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Kampanye Vaksinasi Korona, Bio Farma Tunggu Progres Pemerintah

Faustinus Nua
09/3/2020 11:52
Kampanye Vaksinasi Korona, Bio Farma Tunggu Progres Pemerintah
Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir (kiri).(FOTO ANTARA/Puspa Perwitasari)

PT Bio Farma (Persero) mendukung upaya pemerintah untuk menangani penyebaran virus korona (Covid-19) di Tanah Air melalui kampanye vaksinasi.

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya tengah menunggu perkembangan dari program tersebut. Menurutnya, program tersebut sangat penting sebagai upaya pencegahan dini terdahap penyebaran virus asal Tiongkok.

"Kalau untuk kampanye ini (vaksinasi) ada program pemerintah, kita akan follow. Kalau pemerintah dan kemenkes mengatakan ini, kita akan support," ungkapnya di Jakarta (9/3).

Dijelaskannya, perusahaan farmasi plat merah tersebut mempunyai produk-produk yang bisa mendukung program-program pencegahan penyebaran virus korona. Salah satu produknya adalah Flubio yang bisa meningkatkan imunitas tubuh manusia.

Di samping itu, lanjutnya Bio Farma masih mempunyai stok yang cukup untuk alat kesehatan dan obat-obatan. Hal itu tentu saja bisa mendukung kebutuhan masyarakat saat ini.

"Kalau stok (obat dan alat kesehatan) kita masih aman. Tapi ini kan imbauan juga ke masyarakat. Kita juga gak mau kesannya kita berbisnis, tapi intinya kita mengedukasi ke masyarakat bahwa mereka punya tanggung jawab menjaga daya tahan tubuh mereka," imbuhnya.

Honesti menambahkan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan Pemerintah. Hal itu untuk bisa menjalankan arahan Pemrintah melalui Kemenkes, terutama terkait edukasi kesehatan untuk mencegah penyebaran virus korona di masyarakat.

"Yang saya tangkap sekarang lebih ke edukasi masyarakat terkait bagaimana meningkatkan daya tahan, menjaga pola hidup sehat, menggunakan alat-alat bantu tertentu yang memang layak mereka pakai," kata dia.(Van/OL-09)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Deri Dahuri
Berita Lainnya