Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
JURU bicara penanganan kasus korona Achmad Yurianto menduga virus korona menyebar ke kelompok baru di Jakarta. Yurianto menyebutnya sebagi sub klaster.
Sub klaster ini bisa muncul dari orang-orang yang tertular dua pasien positif korona di Depok. Ada sekitar 25 orang yang dipastikan pernah kontak langsung dengan pasien.
"Kita kembangkan tracking, dan terhadap kemungkinan munculnya sub klaster dari klaster Jakarta (dua pasien positif)," kata Yurianto di Istana Negara, Jakarta Pusat, hari ini.
Terlebih, ada empat orang terduga kuat positif korona. Dugaan ini didasari dari riwayat kontak langsung dan kondisi saat ini.
Baca juga: Waspada Penyebaran Virus Lewat Percikan Bersin
Empat orang itu telah diobservasi lantaran menderita flu, batuk, dan demam. Hasil pemeriksaan spesimen akan keluar sore ini.
"Dari empat orang yang suspek ini di dalam kelompok yang beda. Jadi, dari kelompok dansa, dia pulang kemudian dia juga punya kelompok yang lain. Ini sedang kita lacak. Mudah-mudahan sudah kita dapatkan semua," ungkap dia.
Dari 25 orang yang sempat kontak langsung, 10 diantaranya sudah menghubungi tim medis untuk diperiksa. Pemeriksaan akan ditangani Dinas Kesehatan DKI Jakarta.
"Karena kesadarannya dan kekhawatirannya mereka menghubungi Kami dan sudah membuat janji untuk bertemu untuk dilakukan pemeriksaan. Namun, sepintas kami tanya apakah ada keluhan, tidak ada," jelas dia. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved