Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN tugas (Satgas) Penanganan Satwa, di bawah kendali Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sulawesi Tengah, hingga hari ini belum melanjutkan operasi penyelamatan seekor buaya muara di sungai Palu yang terlilit ban sepeda motor di lehernya.
Operasi tersebut dihentikan sementara waktu untuk memberikan kesempatan buaya berkalung ban yang menjadi incaran Satgas Penanganan Satwa, agar kembali beradaptasi dengan habitatnya, dan merasa tidak terganggu.
Dalam masa pemulihan saat ini, seorang petualang luar asal Amerika yang bekerja di bidang biologi satwa liar, Forrest Galante, yang mengkhususkan dirinya untuk mengeksplorasi hewan di ambang kepunahan, tengah mengajukan permohonan kepada BKSDA agar diperbolehkan membebaskan jeratan kalung ban dari leher buaya.
Pembawa acara televisi Extinct or Alive on Animals Planet itu, sudah mendapat lampu hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Begitu juga dengan BKSDA Sulteng, sudah menerima surat permohonan mengenai rencana Forrest Galante bersama tim dengan misi yang sama. Yakni mengeluarkan ban dari leher buaya muara di Sungai Palu. Namun kedatangannya belum dipastikan kapan akan tiba di Palu.
''Benar, tapi timnya belum datang ke Palu,'' ujar Haruna, Kepala Seksi Wilayah Kelas I Konservasi BKSDA Sulteng, yang bertindak sebagai Kasatgas Penanganan Satwa, Selasa (25/2).
Kelanjutan operasi penyelamatan buaya berkalung ban, hingga saat ini masih menunggu laporan dari Tim BKSDA yang melakukan pemantauan kondisi di lapangan. Setelah laporan sudah masuk semua, baru kemudian ditentukan kapan tim akan turun kembali untuk menyelamatkan buaya berkalung ban di Sungai Palu.
Sejauh ini, antusias warga dengan banyaknya orang yang menyaksikan kemunculan dan penyelamatan buaya berkalung ban, masih menjadi kendala bagi tim BKSDA Sulteng, untuk bekerja maksimal. Meski demikian, buaya diharapkan segera terbebaskan dari jeratan ban motor bekas di lehernya. (MT/OL-10)
Warga Cikiwul, Bantargebang, Kota Bekasi dikejutkan oleh kemunculan seekor buaya berukuran besar di parit sempit kawasan persawahan pada Senin (22/12).
Seekor buaya berukuran besar menggegerkan warga setelah ditemukan berada di area persawahan di Kampung Cikiwul, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.
Keberadaan seekor buaya muara berukuran raksasa di area persawahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, akhirnya menemukan titik terang
Temukan 9 makhluk purba yang masih hidup hingga kini, dari hiu, buaya, hingga ayam, yang telah berevolusi sejak sebelum manusia ada.
Menurut Matt Lamanna dari Carnegie Museum, penemuan ini bisa mengartikan jika dinosaurus itu memang sedang memakan buaya atau hanya kebetulan.
Paleontolog telah mengidentifikasi spesies baru buaya purba dari fosil individu muda di barat daya Montana, Amerika Serikat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved