Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Kesehatan Terawan Agus Putranto memastikan 7 Warga Negara Indonesia yang masih berada di Wuhan, Tiongkok dalam keadaan sehat. Begitu pula dengan sebanyak 3 ribu WNI yang tersebar di seluruh penjuru Tiongkok.
"Warga kita yang ada di Tiogkok baik di Wuhan dan sekitarnya itu tetap sehat. Bukan hanya sehat jasmani, tapi rohani juga," kata Terawan di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Jumat (14/2).
Baca juga: Pendaftaran SNMPTN 2020 Dimulai, Simak Tahapannya
Namun begitu, dirinya menyebut WNI yang ada di Wuhan saat ini belum bisa pulang ke Indonesia. Pasalnya, WHO masih menetapkan virus novel korona (COVID 19) sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC). Selain itu, akses masuk dan keluar Wuhan masih dijaga ketat.
Dirinya memastikan, WNI yang berada di Wuhan dapat kembali ke Indonesia setelah peringatan dari WHO dicabut.
"Yang penting bisa tetap beribadah, tetap bisa mebgubungi keluarga, tidak stres, sehingga mereka bisa kembali ke Indonesia kalau situasi memungkinkan. Karena banyak juga yang gak mau kembali loh mereka yang di sana," tandas Terawan.
Untuk diketahui, hingga Jumat (14/2) sebanyak 64.437 orang di 28 negara terkonfirmasi terjangkit COVID 19. Adapun, sebanyak 6.961 orang berhasil sembuh, dan 1.383 meninggal dunia. (OL-6)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved