Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) berharap pembangunan kampus ITB di Cirebon bisa segera tuntas. Dengan kepemimpinan baru di bawah Reini Wirahadikusumah selaku rektor ITB periode 2020-2025, sinergitas antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan kampus tersebut bisa lebih terjalin, khususnya dalam pemerataan pendidikan. Emil optimistis di era Reini, pembangunan kampus ITB di Cirebon bisa selesai tepat waktu.
"Mudah-mudahan dalam kepemimpinan Prof Reini bisa dituntaskan secepatnya, sehingga pemerataan pendidikan khususnya di pantura bisa tercapai," kata Emil usai menghadiri pelantikan rektor ITB periode 2020-2025, di Bandung, Senin (20/1).
Saat ini, lanjut Emil, pembangunan kampus ITB Cirebon sedang berjalan. Konstruksi gedung perkuliahan sudah mulai terbangun sehingga dalam waktu dekat sudah bisa digunakan.
Dengan begitu, dia berharap pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan merata bisa segera terwujud di wilayahnya. Terlebih, dengan pengalaman dan tenaga pengajar yang ada, menurutnya ITB mampu mengakselerasi keinginan tersebut yang berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.
"SDM yang unggul basisnya harus bisa bersaing, inovasi. Memiliki kecerdasan iq, akhlak, keberimanan, dan kesehatan fisik," katanya.
Terlebih, pada era yang serba moderen ini, menurutnya memerlukan cara baru dalam mencapai kemajuan.
"Dunia serba baru, kompetitif, ekstrem, terkoneksi, dan terkadang berbahaya. Harus menggunakan cara baru dalam membangun peradaban ini," katanya seraya menyebut penyiapan generasi muda yang unggul mutlak diperlukan.
Mantan rektor ITB periode 2015-2020, Kadarsah Suryadi, mengatakan, kampus ITB Cirebon akan membuka tiga jurusan, yakni teknik industri, planologi, serta seni rupa kriya dan tekstil. Menurutnya, pembangunan ini sebagai wujud pihaknya dalam berkontribusi terhadap pengembangan sumber daya manusia.
Selain itu, kampus baru ini diperlukan mengingat jumlah mahasiswa ITB asal Jawa Barat yang cukup rendah.
"Kedua, kampus di Bandung sudah tidak mungkin dikembangkan, lahannya sudah susah," katanya.
baca juga: Setelah 100 Tahun, ITB Dipimpin Rektor Perempuan
Nantinya, lanjut dia, kampus ITB Cirebon berdiri di atas lahan seluas 30 hektare yang berlokasi di Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon.
"Kami juga kan punya jurusan oceanografi dan teknologi yang berhubungan dengan laut, jadi perlu kampus yang bisa berhubungan ke luar. Kalau di Bandung kan gunung," katanya. (OL-3)
Kolaborasi ini menjadi sangat penting karena mahasiswa membutuhkan penguatan sains dan teknologi sebagai fondasi dalam membangun kapabilitas bisnis yang kokoh.
Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran (DPMK) menyelenggarakan Workshop dan Galeri Abhinaya Pemulihan Pasca Bencana Sumatra.
Mahasiswa doktoral (S3) Teknik Kimia, Institut Teknologi Bandung (ITB), Widda Rahmah, berhasil mengubah peta pemahaman dunia tentang teknologi membran pemisahan gas.
Untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat terdampak bencana di Kota Langsa, Provinsi Aceh, ITB mengirimkan bantuan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Mobile.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Komunikasi dan Hubungan Masyarakat ITB, Nurlaela Arief.
Guna memberikan fleksibilitas bagi calon mahasiswa, SSU ITB dibagi menjadi dua skema seleksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved