Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
PENCEGAHAN dan penanganan bencana banjir berbasis daerah aliran sungai (DAS) dilakukan dengan penataan ruang wilayah dan penggunaannya secara proporsional, pembuatan bangunan pengendali banjir, revegetasi di lahan pascatambang, dan penegakan hukum.
Hal itu disampaikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya kepada wartawan seusai Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Pelaksanaan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) DAS di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Senin (13/1).
Dalam rakernis itu Menteri LHK juga menyampaikan tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo yang menginginkan upaya RHL harus ditingkatkan demi memulihkan lingkungan.
"Bapak Presiden menegaskan secara khusus, RHL harus ditingkatkan berkali-kali lipat sebagai upaya untuk pemulihan lingkungan," tambah Siti.
Hadir pada rakernis tersebut seluruh pemimpin Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan DAS dari Balai Pengendalian DAS di seluruh Indonesia. Mereka mencermati paparan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait dengan pola iklim di 2020. Menteri LHK pun menyimak evaluasi kegiatan RHL 2019 dan rencana pada 2020 dari seluruh UPT tersebut.
Di acara yang sama, Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Kementerian LHK Sigit Hardwinarto mengatakan upaya mewujudkan penanganan banjir berbasis DAS itu harus melalui tindakan sipil teknis dan vegetatif. "Contoh tindakan sipil teknis, yakni pembuatan bangunan pengendali banjir seperti waduk, bendungan, juga normalisasi saluran sungai."
Untuk tindakan vegetatif, lanjut Sigit, dengan melaksanaan kegiatan RHL dan bangunan KTA melalui penghijauan dan reboisasi, juga revegetasi di lahan pascatambang.
Sigit juga menekankan, penegakan hukum harus dilakukan. Penyimpangan atas tata ruang dan ekstraksi sumber daya alam yang illegal mesti ditindak tegas.

Sumber: KLHK
Sementara itu, dalam rapat dengar pendapat bersama Menteri Sosial dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pimpinan Komisi VIII DPR, Yandri Susanto, mengatakan perlu melakukan evaluasi total dalam penanganan serta penanggulangan bencana untuk meminimalisasi ancaman atau risiko bencana, bahkan mencegahnya.
"Penanganan korban harus dilakukan dengan cepat sesuai standar minimum pelayanan dan proses pemulihan atau rehabilitasi. Konstruksi dilakukan dengan cepat," jelasnya dalam rapat terkait penanganan dan penanggulangan bencana serta isu terkini di Gedung Nusantara 2 DPR, Jakarta, kemarin. (Fer/X-7)
HINGGA malam hari ini Kota Denpasar dan Bali umumnya masih diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Data yang dihimpun BPBD Kabupaten Badung hingga Selasa (24/2) pukul 09.00 Wita sejak Senin (23/2) pukul 18.00 Wita, menyebutkan ada 8 kejadian banjir di Kuta dan 1 di wilayah Kuta Selatan.
Bantuan benih diberikan setelah sebanyak 1.031 petani yang terdampak banjir mengadu dan beraudiensi langsung ke Plt Bupati Asep Surya Atmaja.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengaku masih ada pekerjaan rumah (PR) yang belum selesai termasuk janji mengatasi banjir dan macet.
Tim di lapangan terus melakukan upaya penanganan untuk mempercepat surutnya air.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI mencatat ada 90 RT dan enam ruas jalan di Jakarta terendam banjir dampak tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Ibu Kota dan sekitarnya
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved