Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MARSEKAL TNI (Purn) Chappy Hakim meluncurkan buku berjudul Abdul Hakim Wartawan Antara di Qi Lounge Hotel Sultan, Jakarta, kemarin. Buku ini berisi catatan-catatan tentang sosok Abdul Hakim, sang ayah yang berprofesi sebagai wartawan di kantor berita Antara.
"Ini buku tentang ayah saya. Kita semua anak-anaknya mau mengangkat peran ayah saya di kantor berita Antara. Ada rasa kebanggaan anak-anaknya," kata Chappy. Diungkapkan, ide penulisan buku sudah ada sejak lama, namun baru terealisasi sekarang dengan bantuan adik, kakak, dan beberapa rekannya yang memiliki catatan tentang sosok Abdul Hakim. Diakui, tidak menutup kemungkinan jika ke depannya akan ada buku lanjutan yang disusun untuk menyempurnakan buku tersebut.
"Buku-buku sejarah, buku tentang figur seseorang yang punya peran penting dalam kemerdekaan negeri ini saya pikir diperlukan untuk bisa menginspirasi generasi muda, anak-anak sekarang untuk mengetahui bagaimana sebenarnya negeri ini dulu bisa merdeka dan perjuangan mereka," tuturnya.
Buku ini memberikan pesan tentang keteladanan seseorang baik sebagai seorang ayah maupun sebagai pejuang dan perintis kemerdekaan. "Abdul Hakim itu memberikan contoh bagaimana berbeda ideologi, berbeda aliran, berbeda visi, tapi persahabatan tetap persahabatan," imbuhnya.
Wartawan senior Parni Hadi menambahkan, pesan terpenting yang disampaikan buku ini ialah contoh bagaimana seseorang konsisten dengan sikapnya, yaitu sikap setia, mengerti politik, tapi bukan politisi, dan tetap baik hati dengan orang-orang yang memusuhinya.
"Dia konsisten dengan sikapnya sebagai pejuang, dia menolak kembali ke Antara karena teman-temannya yang diberhentikan harusnya diangkat. Kedua, ada alasan lain karena dia tidak suka semua institusi dikuasai tentara," tandasnya. Hebatnya lagi, Abdul Hakim membebaskan anaknya dalam berkarier termasuk Chappy Hakim yang berkarier di TNI- AU.(Aiw/H-1)
Paradoks yang kerap dialami banyak profesional: terlihat berhasil di luar, namun perlahan kehilangan makna di dalam.
Hendri Satrio menjelaskan, karya tersebut lahir dari keresahannya melihat pola komunikasi pejabat yang seringkali memicu polemik.
Ekoteologi bukan sekadar konsep akademik, melainkan kerangka berpikir yang menghubungkan manusia, alam, dan Tuhan.
Priyambudi Sulistiyanto resmi meluncurkan bukunya, Finding Kapiten Boodieman, dalam sesi Book Launch di Ubud Writers & Readers Festival 2025
Karya GKR Hemas berhasil menggambarkan dinamika peran DPD RI sejak reformasi hingga kini, serta menegaskan pentingnya memperkuat hubungan antara pusat dan daerah.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengapresiasi peluncuran buku bertajuk yang ditulis dr Inez Nimpuno, MPS, MA, sebagai upaya menggencarkan edukasi tentang kanker payudara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved