Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi adanya peningkatan curah hujan pada Desember 2019 hingga Maret 2020. Oleh karena itu, pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mulai bersiap-siaga dan dan memitigasi bencana, terutama bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.
Kepala BNPB Doni Munardo mengatakan bahwa seluruh perwakilan dari provinsi, unsur TNI, polri, dan kementerian/lembaga terkait sudah bersiap menindaklanjuti pemberitahuan dari BMKG tentang cuaca ekstrem yang dapat terjadi. Pemerintah, ujarnya, dibantu TNI dan Polri menyusun kesiapsiagaan di seluruh provinsi, berupa kesiapan personel, dukungan alat perlengkapan, logistik, medis, dan hal lain yang berhubungan dengan penyelamatan dan pengungsian.
BNPB, ujar Doni, juga mengimbau pada masyarakat meningkatkan kewaspadaan potensi bencana hidrometeorologi yang terjadi ketika curah hujan tinggi, seperti menghindari risiko ancaman banjir terutama daerah di sepanjang aliran sungai, menjauhi daerah yang lokasinya berada dekat dengan perbukitan karena berisiko terjadi longsor.
Selain itu, ia mengimbau agar masyarakat memangkas cabang dan ranting pohon sehingga ketika ada angin kencang, tidak rubuh atau menimpa sekitarnya.
"Kami juga mengecek dan memeriksa anak-anak sungai melibatkan para relawan dan penggiat lingkungan, apakah aliran air menuju ke hulu terhambat. Apabila ada sumbatan yang membuat anak sungai terbendung, bebannya tidak kuat, dia akan jebol dan mengakibatkan banjir bandang," terang Doni.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG Mulyono R. Prabowo menambahkan puncak curah hujan pada Desember 2019, diperkirakan terjadi wilayah yang berada di atas garis khatulistiwa yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, dan sebagian wilayah Papua. Sedangkan puncak curah hujan di Jawa diprediksi terjadi pada Februari. (A-1)
DKI Jakarta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir seiring meningkatnya risiko cuaca ekstrem dan memastikan pompa pengendali banjir siaga
Hujan dengan intensitas cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di daerah itu mengakibatkan banjir dan merendam ratusan rumah.
Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering.
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik.
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved