Rabu 27 November 2019, 21:13 WIB

Ini Alasan Wali Kota Bengkulu Larang Suami Istri Bercerai

Baharman | Humaniora
Ini Alasan Wali Kota Bengkulu Larang Suami Istri Bercerai

Ilustrasi
Perceraian

 

Wali Kota Bengkulu melalui surat edarannya mengimbau pasangan suami- istri di wilayahnya untuk tidak bercerai.

Larangan itu juga berlaku bagi pajabat eselon II hingga IV, aparatur sipil negara (ASN) maupun pegawai tidak tetap (PTT)

Alasan dari surat edaran nomor 800/31/B.111/19 tentang imbauan larangan perceraian disebutkan, tingginya angka perceraian di Kota Bengkulu sehingga berakibat kurangnya perhatian dan kasih sayang terhadap anak-anak.

Surat edaran yang ditandatangani Wali Kota Bengkulu, Hilmi Hasan pada bulan ini juga meminta agar pasangan rumah tangga untuk menjaga, membina keluarga dan menghidupkan suasana agama dalam rumah tangga sehingga akan terwujud keluarga yang samawa (sakinah, waddah, warrahmah).

Menurut wali Kota, bercerai itu membawa kebencian Allah SWT, cerai itu menyusahkan anak-anak, cerai itu menyusahkan keluarga, cerai itu menyusankan bangsa dan negara.

Selanjutnya, menurut Hilmi Hasan, bagi pejabat yang masih melakukan perceraian tanpa ada proses mediasi dari pemerintah maka pejabat yang bersangkutan akan dikenakan sanksi begitu pun bagi ASN dan PTT.

''Bilamana setelah dilakukan mediasi ternyata masih juga mau cerai maka perceraian itu dibolehkan ketika laki-lakinya tersenyum, wanitanya tersenyum, anak-anaknya tersenyum, keluarganya tersenyum artinya perceraian itu membawa kebaikan,'' tutup surat edaran Wali Kota Bengkulu yang didapat Media Indonesia, Rabu (27/11) petang. (OL-11)

Baca Juga

Ist/KLHK

KLHK Bentuk Satlakwasdal, Kawal Implementasi UU Cipta Kerja

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 19 Juni 2021, 11:41 WIB
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengatakan penerbitan UU Cipta Kerja ini dalam rangka mendorong perluasan kesempatan...
Antara

Peneliti UGM: Pembiayaan Penyakit Jantung Beban Tertinggi JKN-KIS

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 19 Juni 2021, 11:40 WIB
BEBAN biaya katastropik penyakit jantung menjadi biaya tertinggi dalam beban layanan JKN pada periode 2016 - 2019, khususnya di pulau...
DOK

UI Kukuhkan Empat Guru Besar FIB

👤Dwi Tupani 🕔Sabtu 19 Juni 2021, 11:06 WIB
Rektor UI Prof Ari Kuncoro memimpin langsung acara pengukuhan guru besar yang dilaksanakan secara daring pada Sabtu (19/6) pada pukul 09.00...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pungli Tetap Marak Pak Satgas!

Pungli di berbagai layanan publik terus menjadi masalah yang dialami masyarakat, bahkan di tengah kesulitan ekonomi akibat pandemi.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya