Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Umum Masyarakat Sejarawan Indonesia Restu Gunawan menilai generasi muda perlu memiliki semangat kepahlawanan untuk mendorong kemajuan, kesejahteraan dan menjaga persatuan bangsa.
Caranya tidak dengan mengangkat bambu runcing seperti para pahlawan tempo dulu namun menggunakan perangkat kekinian seperti memanfaatkan kemajuan teknologi dan menyebarkan optimistis.
"Semangat kepahlawanan yang berbanding lurus dengan nasionalisme harus tertanam dalam setiap warga negara terkhusus generasi milenial. Tentu alat, cara dan target perjuangannya menyesuaikan dengan konteks hari ini dan ke depan seperti membantu meningkatkan kesejahteraan, memberantas kebodohan dan menjaga persatuan," katanya kepada Media Indonesia, Sabtu (9/11).
Menurut dia, hari pahlawan merupakan waktu yang tepat untuk berkontemplasi atau merenungkan nilai-nilai nasionalisme. Hal ini perlu menjadi kesadaran bersama karena membela negara dan bermanfaat bagi segenap warga bangsa dengan kemampuan masing-masing.
Perjuangan, kata dia tidak boleh terpaku pada usaha mengusir penjajah dengan mengangkat bambu runcing dan senjata tajam. Sosialisasi dari turunan dari makna nasionalisme ini harus menjadi pemahaman bersama supaya dapat terwujud dalam kegiatan sehari-hari.
Baca juga : Mensos : Pahlawan adalah Sosok yang Perjuangkan Demi Orang Banyak
"Konteks hari ini, era industri 4.0, bagaimana warga bangsa memanfaatkan kemajuan teknologi yang sebesar-besarnya untuk mewujudkan cita-cita bangsa seperti mengentaskan kemiskinan dan kebodohan, berdaya saing tinggi di kancah dunia dan mempererat persatuan," paparnya.
Dengan demikian, lanjut dia, semua masyarakat bisa menjadi pahlawan atau memberi andil bagi tanah air. Kemudian pada setiap benak generasi milenial khususnya, nilai-nilai tersebut harus tertanam dan tumbuh subur karena mereka akan melanjutkan tongkat estafet perjuangan para pahlawan bangsa.
"Mereka harus bergandengan tangan memanfaatkan kemajuan teknologi seperti menjadi pendiri startup, mengkampanyekan optimisme lewat karya sastra, serta memerangi berita bohong dan pesimisme," ujarnya.
Pemerintah dan pihak terkait pun perlu mengajak masyarakat meneladani para pahlawan yang telah mendedikasikan diri dan pemikirannya dengan cara masing-masing.
Jika hal itu masif dilakukan, maka di seluruh sektor dapat lebih banyak lagi bermunculan orang-orang yang mendedikasikan dirinya bagi bangsa dan negara.
"Namun saat ini masih belum optimal kampanye nilai-nilai kepahlawanan dengan terbukti hoaks dan vandalisme masih menjadi tantangan internal bangsa termasuk pesmisme. Itu jelas bertentangan dengan semangat kepahlawanan," jelasnya.
"Ayo generasi muda kuasai teknologi dan unggul lah di era industri 4.0, dengan begitu kalian semua bisa menjadi pahlawan masa kini. Tentu target musuhnya adalah kebodohan, intoleransi, pesimisme dan kemiskinan supaya bangsa ini tumbuh seperti keinginan para pahlawan yang telah mengorbankan pemikiran, darah dan hartanya," pungkasnya. (OL-7)
Bagi Gen Z dan milenial, kost bukan lagi sekadar tempat tinggal sementara. Hunian sudah menjadi bagian dari gaya hidup dan rutinitas harian.
Ingin melancong ke Uni Emirat Arab? Ini 7 destinasi yang cocok bagi Gen Z dan Milenial yang ingin berkunjung ke Dubai.
Wisatawan Indonesia terus menunjukkan antusiasme untuk bepergian, akan tetapi setiap generasi memiliki cara berwisata dan mencari pengalaman baru yang berbeda.
Remaja masa kini sulit lepas dari ponsel, bahkan di pesta ulang tahun. Simak ide pesta nostalgia tanpa layar yang bisa membuat mereka kembali menikmati kebersamaan.
Riset ini mengungkap perbedaan mencolok dalam cara Gen X dan Millennial mengelola pendidikan, kesejahteraan emosional, pengeluaran, dan waktu bersama keluarga.
Banyak anak muda memilih menggunakan uang untuk hal-hal yang dirasa dapat membuat mereka melupakan tekanan hidup, misalnya dengan belanja online.
Mobil bukan hanya alat transportasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup dan penunjang aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, memilih mobil yang tepat menjadi keputusan penting
Intip bocoran iPhone 18 Pro Max 2026. Hadir dengan chip A20 Pro 2nm, kamera variable aperture, dan desain under-display Face ID terbaru.
Fokus diskusi mencakup berbagai disiplin ilmu, mulai dari AI, Internet of Things (IoT), smart mobility, digitalisasi rantai pasok, hingga pengembangan keterampilan masa depan.
Setelah miliaran tahun, JADES-ID1 akan berevolusi dari protogugus menjadi gugus galaksi masif seperti yang kita lihat jauh lebih dekat dengan Bumi.
Kombinasi identifikasi jenis dan asal-usul geografis kayu akan sangat membantu dalam kepastian legalitas pemanfaatan kayu.
Menurut tangkapan layar yang dibagikan oleh Paluzzi, Meta akan memperingatkan pengguna bahwa jika mereka keluar dari daftar Teman Dekat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved