Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
ADMINISTRATOR NASA Jim Bridenstine meyakini bahwa Pluto semestinya kembali berstatus planet dalam sistem tata surya. Hal itu disampaikannya saat Kongres Astronautika Internasional di Washington, AS, Jumat (25/10). Bridenstine meyakini hal itu karena adanya lautan terkubur, bulan, dan lapisan atmosfer di Pluto.
"Saya di sini untuk memberi tahu Anda, sebagai administrator NASA, saya percaya Pluto harus menjadi sebuah planet. Saya berkenan Pluto menjadi planet kesembilan, bagaimana dengan itu?" ujar Bridenstine. Sebelumnya pada 2006, Pluto kehilangan status planetnya dalam sistem tata surya. Ketika itu, International Astronomical Union menyebut Pluto hanya planet kerdil. (Foxnews/Uca/X-6)
Temukan perbandingan usia Neptunus, Saturnus, dan Uranus. Benarkah raksasa gas terbentuk lebih dulu daripada raksasa es? Simak fakta astronomi terbaru.
Teleskop James Webb temukan jejak lubang hitam pelarian yang melesat 3.000 km/detik. Simak bagaimana fenomena kosmos ini mengubah pemahaman kita tentang galaksi.
Ilmuwan mengungkap asal-usul Titan Saturnus dari tabrakan bulan purba. Simak kaitan pembentukan Titan dengan usia cincin Saturnus dan misi Dragonfly 2026.
Teleskop SPHEREx milik NASA mendeteksi molekul organik seperti air dan karbon dioksida pada komet antarbintang 3I/ATLAS, membuka peluang riset asal-usul kehidupan.
Sempat diprediksi akan menghiasi langit malam tahun 2020, Komet C/2019 Y4 ATLAS justru hancur berkeping-keping. Kini, astronom menemukan bukti baru sisa fragmennya.
TELESKOP Luar Angkasa Hubble milik NASA kembali menghadirkan temuan penting dalam dunia astronomi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved