Selasa 10 September 2019, 20:26 WIB

Kemenhan Jadi Tuan Rumah Rakernas Dekranas 2019

Thomas Harming Suwarta | Humaniora
Kemenhan Jadi Tuan Rumah Rakernas Dekranas 2019

Dok. Kemenhan Ri
Pembukaan Rakernas Dekranas 2019

 

KEMENTERIAN Pertahanan RI menjadi tuan rumah rapat kerja nasional Dewan Kerajnan Nasional (Rakernas Dekranas) 2019 yang mengusung tema "Bekerja Dengan Hati Untuk Memajukan Kerajinan Indonesia".

Rakernas yang berlangsung di Gedung A.H Nasution, kompleks Kemenhan itu dibuka langsung oleh Ketua Umum Dekranas yang juga Ibu Kerajinan Nasional, Mufidah Jusuf Kalla dan Presiden Ri ke-5 Megawati Soekarnoputri.

Mufidah berharap, penyelenggaraan rakernas 2019 ini akan menjadi momentum bagi pengembangan kerajinan nasional Indonesia dari berbagai daerah sebagai bentuk ciri khas dan seni tradisional yang melambangkan kemajemukan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bersatu dalam bingkai Kebhinekaan.

"Dekranas merupakan lembaga mitra pemerintah khususnya dalam membina dan mengembangkan produk kerajinan yang bernilai budaya menjadi produk bernilai ekonomi, yang dapat mengangkat harkat dan martabat perajin Indonesia. Hasil Perajin saat ini telah menjadi salah satu penyumbang perekonomian dari sektor ekonomi kreatif, fashion dan kuliner,"kata Mufidah.

Tema yang diusung, jelas Mufidah, mengandung makna yaitu bertekad, bekerja keras, ikhlas tanpa pamrih untuk memajukan produk kerajinan guna memenangkan persaingan di pasar global.

Baca jugaMufidah Kalla Apresiasi Tenun NTT

Menurutnya, kerajinan tumbuh sangat bervariasi dari skala mikro kecil sampai skala menengah dengan berbagai kendala yang ada seperti pemasaran, permodalan dan teknik produksi.

"Beberapa produk sudah berhasil menembus pasar ekspor namun persaingan di pasar global semakin ketat. Untuk itu diperlukan upaya nyata untuk mendorong pengrajin agar dapat bersaing di pasar global," tukas Mufidah Kalla.

Peran Dekranas dan Dekranasda menurut Mufidah sangat diperlukan terutama dalam penigkatan kompetensi sumber daya manusia perajin serta progam pembinaan yang tepat sehingga pada gilirannya dapat menghasilkan produk kerajianan yang kreatif, berkualitas berbasis tradisi dan warisan budaya yang menguasai pasar dalam negeri dan internasional.

Mufidah juga mengajak seluruh peserta untuk meningkatkan kemampuan sumber daya, kreatifitas dan teknologi untuk memenuhi selera pasar yang diminati dan memiliki daya saing di pasar nasional dan global.

Presiden Ke-5 RI Megawati Soekarnoputri yang turut hadir menegaskan pentingnya hak kekayaan intelektual (HAKI) atas hasil karya kerjainan Indonesia.

"Pada prinsipnya hak paten akan bisa dilakukan secara lokal dan internasional. Sebaiknya produk-produk dipatenkan dari hulu ke hilir untuk menghindari pemalsuan produk," kata Mega.

Ia menegaskan perlu ada kerjas ama dengan pemerintah dalam hal ini Kementerian Hukum dan HAM dengan harapan dapat menggerakkan para pengrajin mengingat pesaing terberat Indonesia saat ini dalam masalah HAKI adalah Thailand, Vietnam dan Myanmar. (OL-7)

Baca Juga

DOK KIDDU

Kiddu, Aplikasi Web Bantu Anak Tingkatkan Kecerdasan EQ

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 02 Desember 2022, 08:51 WIB
Aplikasi Kiddu bisa diakses dari seluruh Indonesia, bahkan luar negeri, hanya melalui web...
Ilustrasi

Waspadai Gejala Kesulitan Berkemih Pada Perempuan

👤Clara Astuti Jaya 🕔Jumat 02 Desember 2022, 08:15 WIB
Terjadinya susah kencing pada perempuan disebabkan oleh berbagai faktor risiko, seperti penyakit yang diderita dan...
Dok. DPR Ri

BMKG Diminta Terus Update Potensi Bencana Hidrometeorologi Jelang Nataru

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 02 Desember 2022, 08:00 WIB
"Kita menyampaikan kepada BMKG supaya menyampaikan kepada mitra-mitra kita, bahwa jika ada titik-titik bencana supaya persiapan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya