Selasa 27 Agustus 2019, 23:16 WIB

Menteri LHK: Sampah Pampers, Infus, dan Aki Bekas Masuk ke RI

Antara | Humaniora
Menteri LHK: Sampah Pampers, Infus, dan Aki Bekas Masuk ke RI

AFP/ANDARU
Temuan Sampah Impor di Batam

 

MENTERI Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh menjadi tempat sampah negara maju. Hal tersebut merespons meningkatnya impor limbah dan sampah.

Siti mengatakan hal ini bukan berarti Indonesia tidak mau impor scrap plastik atau kertas. Persoalannya, ia menerangkan, scrap plastik dan kertas ini ditumpangi oleh sampah dan limbah.

"Macam-macam sampahnya, ada bekas infus, ada bekas pampers, ada bekas ampul suntik obat, hingga aki bekas," kata Siti yang ditemui usai menghadiri rapat terbatas bertopik "Impor Sampah dan Limbah" di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (27/8)

Baca juga: Pemerintah Diminta Tinjau Ulang Impor Sampah

Menurut catatan Kementerian LHK, sampah dan limbah itu datang dari negara-negara, antara lain Amerika Serikat, Australia, Inggris, Jerman, dan Hong Kong. Siti menjelaskan pemerintah telah memulangkan kembali 400 kontainer berisi sampah dan limbah.

Dia mengungkap masih ada 1.262 hingga 1.380 kontainer berisi sampah yang harus diperiksa yang berpotensi mengandung limbah. Jika kontainer tersebut terkontaminasi limbah berbahaya dan beracun maka akan dikembalikan.

Presiden Joko Widodo, jelas Siti, mengarahkan tidak ada toleransi atas masalah sampah dan limbah B3 yang mengontaminasi impor kertas dan plastik bekas. "Arahan teknisnya adalah seperti memperbaiki sistem pemeriksaannya, sistem surveinya di negara asal dan di sumbernya, jangan di pelabuhan. Kemudian juga didorong untuk pemanfaatan bahan baku dalam negeri," ucapnya.

Sebelumnya saat sambutan dalam rapat terbatas, Presiden meminta pemerintah harus bersikap hati-hati atas tren peningkatan impor sampah dan limbah. Menurut Presiden, kendati serat kertas dan sampah plastik impor dibutuhkan oleh industri, tetapi banyak limbah dan sampah yang terkontaminasi limbah B3 dan berpotensi merusak lingkungan. (OL-8)

 

Baca Juga

dok.ist

Hari Ozon, BMI Serukan Aksi Nyata Pengendalian Perubahan Iklim

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 17:50 WIB
DPP Banteng Muda Indonesia (BMI) sebagai sayap PDI Perjuangan menyerukan kepada semua pihak agar semakin peduli terhadap upaya melindungi...
ANTARA/Harviyan Perdana Putra

Respons Aturan Baru Impor Kayu UE, Pemerintah RI Terbitkan Kajian Implementasi FLGET

👤Atalya Puspa 🕔Minggu 25 September 2022, 17:45 WIB
Negara produsen perlu memberikan pengakuan pasar yang lebih luas atas sistem nasional yang saling menguntungkan pihak yang...
dok.korlantas

Korlantas Ajak Masyarakat Berkendara Aman Dengan Sepeda

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 17:11 WIB
KORLANTAS  Polri menggerakan program 'Cycling For Blue Sky and Road Safety'. Dalam program tersebut, Korlantas mengajak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya