Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pengawas Obat dan Makanan (POM) akan berkoordinasi dengan balai POM menindaklanjuti laporan pemberian obat kedaluwarsa di Puskesmas Kelurahan Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara.
Kepala Badan POM Penny K Lukito menyampaikan aturan tegas tidak boleh menjual obat kedaluwarsa bagi apotek. Balai POM akan segera bergerak untuk melakukan pendindakan apabila menemukan fasilitas kefarmasian yang menjual obat kedaluwarsa.
"Jadi sudah jelas," ucap Penny di Kantor Badan POM RI Jakarta, Rabu (21/8).
Baca juga: Beri Vitamin Kadaluwarsa, Dinkes DKI Nonaktifkan Apoteker
Secara terpisah, Deputi Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor dan Zat Adiktif Badan POM Rita Endang menuturkan prosedur pengawasan obat di puskesmas tersebut telah sesuai aturan yakni dengan adanya pencantuman izin edar dan tanggal kedaluwarsa. Namun, ia menduga apoteker yang lalai memberikan obat tanpa melihat waktu kedaluwarsa terlebih dahulu.
"Apotekernya harus tahu ada tanggal kedaluwarsa. Dari Badan POM obatnya sudah diberikan tanggal tersebut," ujarnya
Mengenai pelayanan obat di fasilitas kefarmasian, Rita menuturkan Badan POM mempunyai kewenangan melakukan pengawasan, tapi untuk farmasi klinis seperti di puskemas, pengawasan obat menjadi tanggung jawab dinas kesehatan setempat.
"Karena farmasi klinik pelayanan tanggung jawab dinas kesehatan, Badan POM obatnya," tukasnya. (OL-5)
Pasien tuberkulosis disarankan segera berkonsultasi dengan dokter jika merasakan gejala ringan agar dapat diberikan penanganan yang tepat.
Sebagai obat pereda nyeri (analgesik), penggunaan tramadol wajib berada di bawah pengawasan tenaga medis.
Pengguna sering kali mengincar efek instan Tramadol berupa tubuh yang terasa lebih segar, peningkatan energi, hingga lonjakan suasana hati (mood) dan rasa percaya diri.
Bagi Anda yang ingin menghindari ketergantungan bahan kimia, berikut adalah panduan cara menurunkan asam urat secara alami.
Satu dari tiga pasien mampu mencapai penurunan berat badan lebih dari 20%, sebuah angka yang selama ini identik dengan hasil terapi suntikan mingguan.
Data kesehatan terbaru menunjukkan 1 dari 4 orang dewasa di Indonesia hidup dengan kondisi obesitas atau kelebihan lemak perut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved