Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Jenderal Sumber Daya Iptek-Dikti (SDID) Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Ali Ghufron Mukti, meminta ilmuwan diaspora yang ikut dalam Simposium Cendekia Kelas Dunia (SCKD) 2019 dapat memberikan kontribusi bagi bangsa. Terutama, dalam melakukan lompatan-lompatan pembangunan untuk peningkatan sumber daya manusia sesuai visi Presiden Joko Widodo.
"Kita ketahui bahwa tidak ada bangsa yang bisa berkembang dengan cepat tanpa penguasaan ilmu pengetahuan teknologi makanya kita berharap para diaspora semua betul-betul memberikan kontribusi," kata Ghufron dalam gala dinner SCKD 2019 di di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Minggu (18/8).
Ghufron menambahkan, forum SCKD ini bukan sekadar seremonial. Melainkan, sebuah program yang dibangun berkesinambungan, sehingga para diaspora bisa berkontribusi.
"Kita ingin merancang, merencanakan kegiatan diaspora yang lebih sistematik lebih kontinu dan lebih terukur dan memberikan hasil," ujarnya.
Baca juga: Kemenristekdikti Siap Fokuskan Riset dan Pengabdian Masyarakat
Selama ini, kata Ghufron, mengundang ilmuwan diaspora pulang ke Tanah Air berarti harus membangun Indonesia dan tidak kembali ke negara mereka berkarir. Tapi, paradigma itu ingin diubah. Para diaspora justru dianggap bisa berkontribusi dengan menjadi jembatan tanpa perlu pulang ke Indonesia.
"Kita berikan dua pilihan bisa pulang tapi tidak harus pulang masih tetap di institusi dan negaranya masing-masing, ini merupakan jembatan ilmuwan antara ilmuwan dalam negeri dan luar negeri," jelas Ghufron.
Sebanyak 57 ilmuwan diaspora yang berasal dari 15 negara hadir dalam gelaran kolaborasi Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (1-4), dan Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI). Wakil Presiden Jusuf Kalla dijadwalkan membuka SCKD 2019 pada Senin. (Medcom/OL-1)
Janice Tjen cetak sejarah di Australian Open 2026 usai tumbangkan Leylah Fernandez. Dukungan diaspora Indonesia di ANZ Arena jadi pemicu mental.
Perhatian Presiden terhadap dunia pendidikan menjadi suntikan semangat bagi dirinya dan rekan-rekan sesama mahasiswa.
Ketiga pemain tersebut akan dinilai berdasarkan kemampuan mereka selama sesi latihan.
Warga Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), di Ibu Kota berkumpul di Wisma NTB di Menteng, Jakarta Pusat, menggelar kegiatan untuk melawan ancaman peredaran narkotika.
Terdapat sekitar 30 warga Indonesia di Taiwan yang terdiri dari pekerja migran Indonesia dan mereka yang menempuh pendidikan lanjut yang menikmati layanan ini.
Kemenlu juga berencana meluncurkan platform Satu Data Diaspora.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved