Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PUTUSAN kasasi dengan Nomor Perkara 3555 K/PDT/2018 menguatkan vonis Pengadilan Tinggi Palangkaraya bahwa pemerintah bersalah pada kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan, 2015.
Putusan yang diketuk Mahkamah Agung pada 16 Juli lalu itu, menurut Kepala Biro Hukum dan Humas MA Abdullah, mewajibkan pemerintah segera menanggulangi karhutla yang mengancam jiwa dan harta warga.
Gugatan hukum kepada Presiden, menteri, dan gubernur tersebut berawal dari kejadian karhutla 2015. Saat itu kebakaran menghanguskan sekitar 2,6 juta hektare kawasan.
“Kebakaran waktu itu mengulang kejadian-kejadian besar karhutla yang terjadi hampir selama dua dekade sebelumnya,” ucap Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya dalam keterangan tertulis kepada Media Indonesia di Jakarta, kemarin.
Ia bercerita bahkan pada 1997 karhutla dahsyat pernah melahap sekitar 10-11 juta hektare hutan dan lahan. Masyarakat di daerah rawan, seperti Sumatra dan Kalimantan, tiap tahun tersiksa karena bencana asap. Indonesia pun sampai disebut pengekspor asap.
Berangkat dari catatan buruk di masa lampau, tutur Siti, Presiden Joko Widodo yang baru dilantik pada Oktober 2014 lantas blusukan ke daerah rawan karhutla. Masalah karhutla pun dipetakan dan dicarikan solusinya.
Siti mengakui upaya itu belum bisa mencegah karhutla 2015. Persoalan berlapis warisan era lalu perlu waktu untuk diurai. Berbagai kebijakan dikeluarkan, di antaranya Inpres No 11/2015 tentang Peningkatan Pengendalian Karhutla dan pembentukan Badan Restorasi Gambut.
“Paradigma penanganan karhutla sejak itu berubah total. Dulu api sudah besar saja belum tentu pemda bertindak dan pemerintah pusat juga tidak bisa membantu karena harus menunggu status darurat dari pemda. Singkatnya, dulu harus menunggu api besar dulu baru dipadamkan. Sekarang tidak lagi begitu,” jelas Siti.
Hasilnya, sepanjang 2016-2018, Indonesia tidak mengalami status darurat nasional akibat karhutla. Lebih dari 550 kasus dibawa ke pengadilan. “Kasus yang berhasil dimenangkan negara nilainya mencapai Rp18 triliun dan itu nilai terbesar sepanjang sejarah tegaknya hukum lingkungan pascakarhutla 2015,” tegas Siti.
Dengan begitu, pemerintah menganggap gugatan yang diajukan atas karhutla 2015 sudah tidak relevan. Pemerintah akan mengajukan peninjauan kembali (PK).
“Langkah PK yang akan dilakukan pemerintah juga merupakan upaya mempertegas kembali pemerintah sudah melakukan banyak perubahan menangani karhutla pascakejadian 2015,” ujar Siti. (Dhk/P-2)
Menurut Menteri Lingkungan Hidup, Dr. Hanif Faisol Nuroqif, di tengah ancaman kepunahan berbagai satwa endemik, penyelamatan keanekaragaman hayati adalah prioritas
Volume besar itu tentunya memperparah tekanan terhadap lahan seluas 142 hektar yang sudah menampung sampah Ibu Kota selama lebih dari tiga dekade.
Dunia saat ini tengah menghadapi tiga ancaman serius yang disebut “Triple Planetary Crisis” oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Pemerintah tekankan komitmen industri jalankan EPR demi kelola sampah plastik. Target 100% pengelolaan tercapai pada 2029 lewat kolaborasi multi-pihak.
KLHK melalui Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) menyegel empat perusahaan yang diduga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
‘’Kolaborasi, termasuk dengan kerja sama dengan pihak swasta menjadi kunci untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang efektif, bernilai ekonomis dan ramah lingkungan,”
Hujan petir berpotensi terjadi di Kepulauan Riau dan Kalimantan Selatan. Selain itu, perlu diwaspadai udara kabur di Kalimantan Barat dan Papua Pegunungan
Douglas Soledo, jantan berusia 17 tahun, dan Robina, betina berusia 25 tahun telah melalui proses rehabilitasi panjang sebelum akhirnya dinyatakan siap kembali ke alam liar.
Fokus utama program ini adalah memutus rantai keterbatasan akses dengan menyediakan beasiswa prestasi dan pembiayaan studi profesi bagi para guru.
"Kami bukan menghadirkan cerita dari point of view (pov) korban makhluk mistis itu, melainkan kami angkat folklore sebagai akar dari Kuyang dengan emosi yang universal,"
MG resmikan dealer di Pontianak. Ini dealer kedua MG di Pulau Kalimantan sebagai perluasan layanan penjualan dan purnajual di Indonesia.
Kombinasi dinamika atmosfer ini menyebabkan potensi Hujan Sedang hingga Lebat. Perlu ditingkatkan kesiapsiagaan potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved