Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya menyatakan pemerintah akan mengembalikan sampah impor yang ilegal untuk tidak membebani lingkungan di dalam negeri.
"Kita akan lakukan pemulangan sampah yang masuk yang tidak legal, artinya tidak sesuai ketentuan. Pemulangan akan diproses dan sedang kita bahas terus prosesnya," kata Menteri Siti di Jakarta, Senin (10/6).
Sejumlah negara ASEAN ditengarai menjadi sasaran ekspor sampah dari negara-negara maju setelah Tiongkok menutup keran impor sampah. Negara seperti Malaysia dan Filipina pun bersiap melakukan pemulangan ribuan ton sampah impor karena berstatus ilegal atau tidak sesuai ketentuan. Contohnya, sampah yang diimpor bercampur dengan jenis lain seperti plastik yang tidak bisa didaur ulang.
"Sampah yang masuk ke Indonesia, yang ada plastik itu, pasti tidak legal. Dan pada dasarnya ketentuannya ada, oleh karena itu kita akan melakukan reekspor," kata Siti.
Di Indonesia, kasus serupa juga terjadi. Temuan organisasi lingkungan seperti Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton) menunjukkan impor sampah kertas di Jawa Timur kerap bercampur dengan jenis lain seperti plastik yang sulit didaur ulang.
Baca juga: KLHK Minta Pengembalian Impor Limbah yang tak Sesuai Ketentuan
"Pada 2016 kita juga memulangkan 40 kontainer dan masalah impor sampah bisa terselesaikan. Sekarang bertahap kita siapkan prosesnya bersama Bea Cukai, Kemenko Perekonomian, dan Kementerian Perdagangan," ucap Siti.
Sesuai Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31/M-DAG/PER/5/2016 tentang Ketentuan Impor Limbah Nonbahan Berbahaya dan Beracun impor limbah atau sampah dibolehkan. Syaratnya, tidak boleh menyisakan residu atau tercampur dengan bahan yang tidak bisa didaur ulang.
Untuk mencegah masuknya sampah impor yang tidak sesuai aturan, Menteri Siti menambahkan pihaknya telah mengusulkan revisi Permendag mengenai klasifikasi HS code (kode perdagangan komoditas) yang mencantumkan kata 'dan lain lain'. Hal itu dinilai menjadi celah bagi impor sampah bercampur dengan jenis lain atau bahan yang sulit didaur ulang.
"Saya sudah menyurati Menteri Perdagangan untuk memberikan masukan dan agar Permendag No 31/2016 direvisi. Yang pasti, sampah dalam arti limbah yang tidak bisa diolah itu tidak boleh diimpor. Itu sesuai Undang-Undang No 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah," tukas Siti. (X-15)
Menurut Menteri Lingkungan Hidup, Dr. Hanif Faisol Nuroqif, di tengah ancaman kepunahan berbagai satwa endemik, penyelamatan keanekaragaman hayati adalah prioritas
Volume besar itu tentunya memperparah tekanan terhadap lahan seluas 142 hektar yang sudah menampung sampah Ibu Kota selama lebih dari tiga dekade.
Dunia saat ini tengah menghadapi tiga ancaman serius yang disebut “Triple Planetary Crisis” oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Pemerintah tekankan komitmen industri jalankan EPR demi kelola sampah plastik. Target 100% pengelolaan tercapai pada 2029 lewat kolaborasi multi-pihak.
KLHK melalui Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) menyegel empat perusahaan yang diduga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
‘’Kolaborasi, termasuk dengan kerja sama dengan pihak swasta menjadi kunci untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang efektif, bernilai ekonomis dan ramah lingkungan,”
Sangat tidak adil jika warga kelas bawah yang paling terdampak buruknya layanan publik justru menjadi sasaran pendekatan represif.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
Arsyid juga mengimbau pihak RW dan RT pro aktif turut atasi masalah sampah.
Menteri KLH/BPLH Hanif Faisol Nurofiq menginstruksikan penghentian segera operasional insinerator di Kota Bandung yang melampaui baku mutu emisi udara.
Penggunaan insinerator mini tidak dibenarkan.
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung terus mempercepat upaya pengelolaan sampah dengan tetap memperhatikan norma-norma lingkungan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved