Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA Ramadan aktivitas sekolah tetap berjalan seperti biasa berupa pembelajaran dan kegiatan positif yang bernapaskan religi, di antaranya pesantren kilat (sanlat), tadarus, dan lain-lain. Aktivitas ini diharapkan berjalan baik dan tidak tersusupi masuknya paham radikal.
"Kita sudah rutin tiap tahun berkegiatan Ramadan dengan proses pembelajaran yang juga tetap berjalan bernapas keagamaan dalam bentuk pesantren kilat dan tadarus bersama di sekolah.
Intinya, melalui Ramadan, seluruh sekolah gelar kegiatannya lebih mendekatkan pada Allah SWT," kata Direktur Pembinaan SMA Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Purwadi, didampingi Kasubdit Kurikulum Direktorat SMA, Suharlan, di Jakarta, belum lama ini.
Dia mengingatkan, selama kegiatan Ramadan, seperti sanlat tidak boleh ada perundungan. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan tidak tersusupi paham radikal. Pasalnya, melalui sanlat dikhawatirkan akan masuk unsur dari mana saja yang mungkin negatif.
Untuk itu, Purwadi meminta pihak sekolah menyeleksi fasilitator yang tidak tercemar, melakukan pertentangan dengan paham negara yang dapat menggerogoti ideologi Pancasila dan bingkai NKRI yang sudah final.
"Jadi kita harap lakukan seleksi dengan baik bagi fasilitator kegiatan sanlat yang tidak melakukan pencemaran dan tidak bertentangan dengan paham negara kita, Pancasila dan NKRI," tegas Purwadi dalam keterangan tertulis yang diterima Jumat (17/5).
Guna mengantisipasi dan menangkal masuknya paham radikal di sekolah, Direktorat Pembinaan SMA Kemendikbud telah bekerjasl sama dengan Maarif Institute, Wahid Foundation, NII Crisis Centre (NCC), dan AIDA.
Baca juga: Batik Kontemporer Kolaborasi Pop U dan Ify
Mereka telah mempunyai tugas masing-masing. Misalnya NCC masuk dan memberikan arahan kepada siswa-siswa yang terpapar paham radikal. Kendati sudah tidak ada bentuk organisasi Negara Islam Indonesia (NII), sel-selnya ternyata masih ada dan diarahkan kepada siswa-siswa yang masih polos.
"Upaya mereka mereka merekrut dan memberi iming-masuk NII dengan memungut dana dengan alasan untuk sedekah dan sebagainya.
Mereka yang terpapar ini susah keluar. Nah NCC masuk ke sini memberi penyadaran," ujar Purwadi seraya menambahkan NCC merupakan organisasi dari para pelaku yang telah sadar dan tobat.
Dahulu mereka pernah merekrut siswa-siswa sekolah. Kini mereka telah bertobat dan menyadarkan para siswa-siswa yang menjadi target NII tersebut. Adapun NCC bertugas di area wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek).
Sedangkan Maarif Institute bertugas melakukan pendekatan di daerah yang terpapar paham radikal di Bima, Nusa Tenggara Bara. Di wilayah ini ada sekelompok masyarakat yang mesti disentuh dengan pendekatan tertentu guna mengikis paparan paham radikal yang muncul.
Adapun Wahid Foundation masuk ke wilayah Garut, Jawa Barat.
"Di wilayah-wilayah tersebut perlu pendekatan khusus dari organisasi yang mampu melakukan pendekatan khusus kepada kelompok masyarakat tertentu," pungkasnya. (OL-1)
TIDAK semua keberangkatan dimulai dengan surat tugas. Sebagian justru lahir dari sesuatu yang lebih sunyi, dari panggilan hati yang tidak bisa ditunda.
SEMBILAN puluh hari setelah banjir melanda Aceh, beberapa anak kembali duduk di bawah tenda biru yang difungsikan sebagai ruang kelas darurat.
Penundaan ini murni merupakan langkah taktis untuk menjaga stabilitas anggaran di tengah pemotongan dana transfer dari pusat.
PENDIDIKAN bermutu tidak pernah lahir dari ruang hampa. Ia tumbuh dari tangan-tangan guru yang bekerja dengan dedikasi, ketenangan batin, dan rasa aman dalam menjalani profesinya.
DALAM dunia yang kian terhubung dan kompleks, keberagaman bukan lagi sekadar realitas sosial, melainkan juga sebuah keniscayaan historis dan antropologis.
Peran guru BK dan kepala sekolah sangat krusial dalam membantu siswa menentukan arah studi serta karier masa depan mereka.
Gogot menyebut harga satuan perangkat yang dibeli pemerintah sebesar Rp5,2 juta tanpa paket Chrome Device Management (CDM ).
Saksi Sutanto ungkap peran dominan Jurist Tan dalam sidang korupsi pengadaan laptop Kemendikbudristek yang menyeret nama Nadiem Makarim.
Dalam persidangan, terlihat juga istri Nadiem, Franka Franklin, serta ibunda Nadiem, Atika Algadrie, yang sudah hadir dan menyambut Nadiem sejak masuk ke ruang sidang.
KEMAMPUAN membaca bukan bawaan lahir. Otak manusia tidak dirancang untuk itu. Itu ialah penemuan budaya yang baru
Penulisan sejarah pun perlu melakukan analisis dan ditulis dengan kritis dan pemikiran yang terbuka.
Suap dan gratifikasi di sektor pendidikan biasanya terjadi karena adanya orang tua murid memaksakan anaknya masuk sekolah tertentu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved