Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam waktu dekat segera mengeluarkan peraturan mengenai peta jalan pengurangan produksi kemasan plastik oleh industri. Produsen penghasil kemasan plastik bakal diwajibkan mengurangi sedikitnya 30% produksi dalam jangka waktu 10 tahun.
"Produsen harus menyiapkan peta jalan pengurangan plastik nantinya. Minimal dalam 10 tahun mereka bisa mengurangi 30%. Peraturan ini secepatnya akan dikeluarkan, tidak lebih dari tahun ini," kata Direktur Pengelolaan Sampah KLHK Novrizal Tahar saat ditemui di Jakarta, Rabu (24/4).
Baca juga: Pergub Sampah Plastik Diperbaiki
Aturan peta jalan pengurangan plastik tersebut dinilai berbagai kalangan mendesak untuk segera dikeluarkan demi mengatasi masalah sampah plastik. Menurut Novrizal, industri penghasil kemasan plastik akan diminta membuat baseline produksi per tahun.Dari baseline itu nantinya ditetapkan target pengurangan 30%.
Ia menambahkan pengurangan minimal tersebut sudah sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah (Jakstranas). Dalam Jakstranas, ditargetkan 100% pengelolaan sampah dicapai dari pengurangan sebesar 30% dan penanganan sebesar 70%.
Dalam peraturan tersebut nantinya juga akan diwajibkan perusahaan mengambil kembali sampah kemasan plastik yang telah menjadi sampah untuk didaur ulang.
Bagian lain yang akan diatur yakni produsen juga diminta untuk membuat desain ulang kemasan plastik menuju yang ramah lingkungan. Opsinya, imbuh Novrizal, produsen bisa merancang kemasan mudah terurai, misalnya menggunakan bahan nabati.
"Aturan ini menjadi jawaban untuk mengiringi gairah dan partisipasi masyarakat yang meningkat dalam mengurangi sampah plastik. Masyarakat mulai terbangun semangatnya dan itu terbukti berdasarkan data bahwa sampah plastik berkurang menjadi 15% pada 2018. Pengurangannya sekitar 1% dibandingkan 2016," pungkas Novrizal. (OL-6)
Memakai galon guna ulang bisa mengurangi sampah kemasan sekali pakai hingga 316 ton setiap tahun.
ANAK-anak muda Tanah Air berhasil menoreh prestasi dengan menciptakan karya seni yang memanfaatkan sampah platik. Beautiful Raja Ampat karya Dwi Siti Qurrotu Aini dari ITB
Pameran internasional terbesar untuk sektor mesin, material, dan teknologi pengolahan plastik serta karet, Plastics & Rubber Indonesia, akan kembali hadir pada 19–22 November 2025.
Pemerintah terus mendorong penggunaan sustainable material di sektor industri, salah satunya melalui pengembangan bioplastik.
Berdasarkan data SIPSN tahun 2024, timbulan sampah di 318 kabupaten/kota mencapai 34,1 juta ton per tahun, dengan 67,42% atau sekitar 23 juta ton belum terkelola dengan baik.
Ada sekitar 56 produk yang dibawa Greenhope ke World Expo 2025 Osaka. Produk-produk tersebut berupa bioplastik dan biodegradable additive.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved