Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
GELARAN International Java Jazz Festival (JJF) kembali hadir untuk edisi ke-21 pada 2026. Festival jazz terbesar di Indonesia ini dipastikan bakal membawa warna baru dengan menghadirkan deretan penampil internasional, salah satunya band indie-rock asal Korea Selatan, Wave to Earth.
Direktur Utama PT Java Festival Production, Dewi F Gontha, mengungkapkan bahwa kehadiran Wave to Earth merupakan salah satu upaya penyelenggara untuk memberikan penyegaran bagi para penikmat musik tanah air.
Menurutnya, grup ini memiliki daya tarik tersendiri meski berasal dari industri musik Korea yang identik dengan genre pop.
"Mungkin yang beda sekarang kita ada Wave to Earth, kita belum pernah ada. (asal) Korea tapi tetap band, bentuknya tetap band gitu," kata Dewi dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (11/3).
Selain gelombang musik dari Korea, JJF 2026 juga akan diwarnai oleh musisi asal Brasil yang dijadwalkan berkolaborasi dengan musisi Indonesia.
Penyelenggara juga mengonfirmasi kehadiran orkestra serta big band asal Australia untuk memperkaya nuansa jazz klasik dan kontemporer di panggung tahun ini.
Kejutan lain datang dari panggung kolaborasi domestik. Penyanyi Bilal Indrajaya dijadwalkan menghadirkan sesi tribute to The Beatles.
Sementara itu, dua solois pria ternama, Ardhito Pramono dan Adikara, dipastikan akan tampil dalam satu panggung untuk sebuah kolaborasi spesial.
Pihak Java Festival Production telah merilis daftar sementara (lineup) musisi yang akan memeriahkan acara pada 29-31 Mei 2026 di kawasan PIK, Tangerang, Banten.
Nama-nama besar seperti Jon Batiste, Ella Mai, dan Earth, Wind & Fire Experience by Al McKay menjadi sorotan utama di jajaran musisi internasional.
Selain itu, deretan musisi dunia lainnya yang telah terkonfirmasi meliputi Billyrrom, Citrus Sun, Close Counters, Dave Koz and Friends Summer Horns, Di Steffano, Jenevieve, hingga Lisa Simone.
Dari kancah musik nasional, Java Jazz 2026 akan menampilkan Slank, Maliq & D’Essentials, RAN, Yura Yunita, Ziva Magnolia, hingga grup legendaris Elfa’s Singers.
Nama-nama baru dan grup kolektif seperti The Lantis, Sore Ze Band, dan The Groove feat. Tiara Effendy juga turut masuk dalam daftar pengumuman fase pertama ini.
Dewi menjelaskan bahwa daftar penampil ini belum final. Penyelenggara akan terus mengumumkan nama-nama musisi lainnya pada fase berikutnya untuk melengkapi kemeriahan perhelatan tiga hari tersebut. (Ant/Z-1)
Tahun ini, Java Jazz Festival resmi memindahkan lokasi acaranya ke Nusantara International Convention Exhibition (NICE) di kawasan PIK 2, Tangerang, Banten.
Gelaran festival musik Java Jazz Festival (JJF) 2026 siap digelar. Tahun ini jadi edisi ke-21 bagi festival musik jazz terbesar di Indonesia itu.
Dewi menegaskan bakal dihadirkan beragam program baru pada gelaran Java Jazz Festival 2026, termasuk memadukan dua disiplin yakni musik dan seni murni.
BNI Java Jazz Festival 2025 kembali memanjakan penikmat musik dengan daftar musisi yang mengesankan.
BNI Java Jazz Festival 2025 hari kedua menyuguhkan penampilan khusus atau Special Show dari Tunde Baiyewu, penyanyi dan penulis lagu asal Inggris keturunan Nigeria.
Gelaran festival musik Java Jazz Festival (JJF) 2026 siap digelar. Tahun ini jadi edisi ke-21 bagi festival musik jazz terbesar di Indonesia itu.
Wave To Earth siap menyapa penggemar Indonesia dalam tur konser Play With Earth: 0.03 World Tour di Istora Senayan, Kompleks Gelora Bung Karno pada 13 Februari 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved