Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH sukses mendominasi panggung musik global, Billie Eilish kini bersiap merambah dunia akting layar lebar. Penyanyi berusia 24 tahun tersebut dikabarkan akan melakukan debut filmnya melalui adaptasi novel klasik karya Sylvia Plath tahun 1963, The Bell Jar.
Proyek ambisius ini akan disutradarai Sarah Polley, peraih Oscar untuk kategori Skenario Adaptasi Terbaik lewat film Women Talking (2022). Diproduksi Focus Features, Polley juga akan menulis sendiri naskah film yang menceritakan potret mendalam mengenai kesehatan mental ini.
Berdasarkan laporan Deadline, Billie Eilish akan memerankan tokoh utama, Esther Greenwood. Karakter ini dikisahkan sebagai seorang seniman muda berbilian yang mulai kehilangan kewarasan saat menjalani karier di sebuah majalah ternama di New York City.
Novel The Bell Jar sendiri merupakan satu-satunya novel yang diterbitkan Sylvia Plath semasa hidupnya. Sinopsis resmi buku tersebut menggambarkannya sebagai:
"Salah satu potret karakter paling mendalam tentang penyakit mental... bergulat dengan tema feminisme, tekanan masyarakat, dan ambisi, ini adalah penyelaman mendalam ke dalam pikiran yang mampu melakukan banyak hal namun secara bertahap merosot menjadi begitu sedikit."
Adaptasi film ini mengakhiri penantian panjang selama dua dekade. Sebelumnya, sejumlah nama besar seperti Julia Stiles, Kirsten Dunst, Dakota Fanning, hingga Frankie Shaw pernah terlibat dalam berbagai upaya adaptasi The Bell Jar yang berakhir gagal.
Meskipun ini adalah debut aktingnya di bioskop, Eilish bukan orang baru di kancah penghargaan film. Ia telah mengantongi dua Piala Oscar untuk Lagu Orisinal Terbaik melalui film Barbie (2023) dan No Time to Die (2021) bersama kakaknya, Finneas. Di dunia akting, ia sebelumnya pernah muncul dalam satu episode serial Prime Video berjudul Swarm pada tahun 2023.
Sambil menunggu The Bell Jar memulai produksinya, para penggemar dapat menyaksikan Eilish lebih awal di bioskop pada 8 Mei mendatang melalui film dokumenter konser 3D hasil kolaborasinya dengan sutradara James Cameron, Billie Eilish: Hit Me Hard and Soft.
Dokumenter tersebut akan merangkum perjalanan pembuatan album Hit Me Hard and Soft, yang baru saja mengantarkan Eilish memenangkan kategori Song of the Year untuk lagu "WILDFLOWER" di Grammy Awards 2026 pada Februari lalu. (People/Z-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved