Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan internasional. Kediaman mewah milik diva pop dunia, Rihanna, di kawasan Beverly Hills, Los Angeles, dilaporkan menjadi sasaran aksi penembakan brutal pada Minggu (8/3/2026) siang. Insiden ini menjadi sorotan tajam lantaran peluru dilaporkan menembus dinding bangunan saat sang bintang berada di dalam rumah.
Berdasarkan data dari Los Angeles Police Department (LAPD), peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.21 waktu setempat. Seorang pelaku yang mengendarai mobil Tesla putih dilaporkan berhenti di depan properti milik Rihanna dan melepaskan rentetan tembakan.
Menurut rekaman audio kepolisian, terdapat sekitar 10 tembakan yang dilepaskan menggunakan senjata laras panjang jenis AR-15. Peluru-peluru tersebut menghantam beberapa titik, mulai dari gerbang depan, sebuah unit RV (Recreational Vehicle) yang terparkir di halaman, hingga satu butir peluru yang menembus dinding luar rumah utama.
Informasi Kunci:
Kekhawatiran publik memuncak mengingat Rihanna tinggal di rumah tersebut bersama pasangannya, A$AP Rocky, dan ketiga anak mereka yang masih kecil. Namun, pihak kepolisian memastikan tidak ada laporan cedera dalam insiden mencekam ini.
Rihanna dikonfirmasi sedang berada di rumah saat penembakan terjadi. Meski mengalami situasi traumatis, sang penyanyi dilaporkan dalam kondisi selamat dan tidak mengalami luka fisik. Hingga saat ini, pihak manajemen Rihanna belum memberikan pernyataan resmi kepada publik, namun sumber terdekat menyebut keluarga tersebut kini berada di bawah pengamanan super ketat.
Pihak LAPD bergerak cepat dan berhasil menangkap tersangka sekitar 30 menit setelah kejadian. Pelaku diketahui bernama Ivanna Lisette Ortiz (35), seorang wanita asal Florida. Ia ditangkap di sebuah area parkir di Sherman Oaks setelah mobilnya terlacak oleh unit helikopter polisi.
Ortiz kini ditahan dengan jaminan sebesar 10,2 juta dolar AS (sekitar Rp160 miliar) atas tuduhan percobaan pembunuhan. Polisi masih mendalami motif di balik serangan ini, namun laporan awal menyebutkan adanya unggahan media sosial pelaku yang bersifat mengancam terhadap Rihanna sebelum aksi penembakan dilakukan. (Z-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved