Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Bersama Ira Wibowo, Alumni FISIP UI Antusias Nobar Film Rumah Tanpa Cahaya

Syarief Oebaidillah
13/2/2026 21:30
Bersama Ira Wibowo, Alumni FISIP UI Antusias Nobar Film Rumah Tanpa Cahaya
Ilustrasi(Dok Istimewa)

Setelah sukses Nonton Bareng (Nobar) film Moudal Nekad yang dibintangi artis Ira Wibowo akhir tahun lalu, awal tahun ini alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) kembali mengadakan Nobar film Rumah Tanpa Cahaya di bioskop XXI Plaza Senayan (PS), Jakarta, Kamis petang (12/2). Film yang juga dibintangi Ira Wibowo dan Donny Damara ini mendapat sambutan antusias dari rekan seangkatan FISIP UI Angkatan 1986.

"Film Rumah Tanpa Cahaya ini bagus dan mengharukan, apalagi tayangnya menjelang bulan Ramadhan jadi sangat recommended ditonton untuk keluarga. Kami surprise dengan film ini, Ira teman kami di kampus FISIP UI mainnya dengan tagline yang beda," kata Achmad Akbar, inisiator Nobar alumni FISIP UI usai pertunjukan film tersebut.

Akbar yang juga entrepreneur dan pengacara menilai film ini memberi inspirasi atau hikmah sangat baik dalam menjalankan kehidupan yang sangat sulit. "Peran Ira sebagai ibu rumah tangga menjadi perekat, cahaya, dan pondasi keluarga. Manakala sang ibu tiada betapa keluarga merasa kehilangan. Namun sang ayah bersama kedua putranya tetap menyala untuk melanjutkan usaha keluarga kendati harus jatuh bangun," ungkap Akbar.

Sementara Ira Wibowo mengakui perannya dalam film ini hadir dengan suasana dan penampilan yang sangat beda. "Ya, ini pertama kali saya main dengan memainkan peran tokoh ibu dengan tenang, sangat damai wajahnya tidak pernah tidak tersenyum, walaupun sulit selalu tetap tersenyum karena hatinya selalu bersyukur," ungkap Ira. Menurutnya, di film ini ditonjolkan pesan bahwa mencari uang mesti halal dan setiap orang punya porsi rezeki masing-masing. "Kita dalam hidup tidak boleh serakah, menjalani dengan penuh syukur, insya Allah akan diberikan kemudahan," ungkap Ira yang berperan berjilbab sebagai Ibu Nur, pedagang empal gentong tersebut.

Bagi Ira, kehadiran para sahabat dan teman kuliahnya di FISIP UI dalam mendukung film Indonesia amat ia syukuri. "Aku sangat berterima kasih, para sahabat aku yang selalu mendukung film Indonesia, juga teman-teman FISIP 86 lainnya, mereka semuanya hadir untuk dukung film Indonesia khususnya film Rumah Tanpa Cahaya ini," pungkas Ira. Bagi Yanti dan Ketut Santi, alumni FISIP UI yang turut Nobar, mengaku keharuan film ini sangat terasa. Mereka menilai sosok ibu yang diperankan Ira sangat menyentuh. Apalagi dalam agama Islam peran ibu sangat bermakna, bahkan ada hadis Nabi Muhammad saw yang menyebutkan surga berada di bawah telapak kaki ibu.

Di balik film Rumah Tanpa Cahaya, rupanya berperan penting pula sosok artis senior yang disegani yakni Deddy Mizwar yang turut menulis skenario film drama keluarga terbaru itu. "Rumah Tanpa Cahaya tentang kehilangan dan bagaimana cinta seorang ibu tetap hidup serta membimbing keluarganya ketika ia sudah tiada," pungkas Deddy Mizwar belum lama ini pada konferensi pers film tersebut di Jakarta.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya