Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Bebe Rexha Umumkan Visual Album 'Dirty Blonde', Era Baru yang Lebih Berani

Thalatie K Yani
13/2/2026 07:42
Bebe Rexha Umumkan Visual Album 'Dirty Blonde', Era Baru yang Lebih Berani
Bebe Rexha resmi umumkan visual album terbarunya bertajuk 'Dirty Blonde'. (Instagram)

PENYANYI peraih nominasi Grammy, Bebe Rexha, resmi memulai era baru dalam karier musiknya. Pada Kamis (12/2), bintang berusia 36 tahun ini mengumumkan proyek visual album terbarunya yang bertajuk Dirty Blonde. Sebagai pemanasan, ia merilis video supercut hasil racikan Diplo yang membocorkan 13 lagu beserta cuplikan video musiknya.

Berbeda dengan proyek sebelumnya, Dirty Blonde dirilis melalui kemitraan dengan label independen EMPIRE. Album ini akan menyuguhkan perpaduan genre yang menjadi ciri khas Rexha, mulai dari pop, EDM, country, hingga hip-hop, yang akan dirilis satu per satu secara berkala.

Kebebasan Kreatif Tanpa Filter

Dalam pernyataan resminya, pelantun hit "I'm Good (Blue)" ini menekankan babak baru ini adalah tentang kebebasan berekspresi dan kepercayaan diri pada insting seninya sendiri.

"Babak berikutnya adalah tentang kebebasan kreatif, memercayai insting saya, suara saya, dan akhirnya melakukan berbagai hal dengan cara yang selalu saya inginkan," ujar Rexha. "Era ini tidak kenal takut, lantang, dan tanpa kompromi, tanpa filter, tanpa batasan. DIRTY BLONDE adalah cara saya mengakui siapa diri saya sebenarnya."

Video supercut tersebut dibuka dengan adegan Rexha memberikan penghormatan pada akar budayanya lewat lagu "Chica Chica" yang menggunakan lirik bahasa Albania. Berbagai cuplikan lain memperlihatkan sisi kehidupan yang kontras; mulai dari pesta dansa yang energik hingga momen rentan saat ia menangis di kursi makeup atau menjalani sesi terapi yang intens.

Kritik Terhadap Label Arus Utama

Dalam wawancara dengan Billboard, Rexha mengungkapkan keresahannya selama bernaung di bawah label rekaman besar. Ia merasa selama ini publik hanya melihatnya melalui lensa "pop star" yang sempurna dan bersih.

"Berada di bawah naungan label besar itu sedikit membuat stres, tahu tidak? Karena Anda selalu berusaha membuat orang lain bahagia. Banyak lagu besar yang saya miliki sebenarnya sudah lama tersimpan di komputer, namun semuanya ditolak oleh label mana pun tempat saya bernaung saat itu," ungkapnya jujur.

Penyanyi yang sukses besar lewat lagu "Meant to Be" ini mengaku sering dilarang merilis karya yang justru berakhir menjadi lagu-lagu tersuksesnya. Kini, dengan status sebagai artis independen, Rexha memegang kendali penuh atas karyanya.

"Sejujurnya, saya belum bisa menunjukkan sisi ini sampai sekarang. Sekarang saya memiliki label, EMPIRE, yang mengizinkan saya menjadi diri saya sendiri secara murni, dan mereka merayakan hal itu. Itu sangat keren," pungkasnya. (People/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya