Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Lily Allen Ungkap Trauma di Balik Album 'West End Girl'

Thalatie K Yani
03/2/2026 09:59
Lily Allen Ungkap Trauma di Balik Album 'West End Girl'
Lily Allen mengungkapkan sisi kelam di balik album kelimanya, West End Girl. Ia bicara soal trauma, kemarahan, hingga curhatan ekstrem para penggemar.(Instagram)

PENYANYI pop asal Inggris, Lily Allen, akhirnya buka suara mengenai emosi mentah yang menyelimuti album kelimanya yang sukses besar, West End Girl. Dalam sesi wawancara untuk sampul majalah ELLE UK edisi Maret, Allen menyebut karyanya tersebut sebagai sebuah "rekaman yang sangat marah."

Penyanyi berusia 40 tahun ini menjelaskan album tersebut tidak lahir dari proses kontemplasi diri yang tenang, melainkan dari ledakan emosi yang ditujukan ke luar.

"Saya rasa ini bukan rekaman yang sangat mawas diri," ujar Allen. "Ini adalah rekaman yang sangat marah. Dan ini lebih banyak tentang amarah yang diarahkan kepada orang lain. Ini tidak benar-benar tentang refleksi diri."

Menyalurkan Trauma Lewat Musik

Allen mengungkapkan bahwa masa pembuatan West End Girl bertepatan dengan periode traumatis dalam hidupnya. Album ini menjadi medium baginya untuk memproses segala hal yang terjadi saat itu.

"Saya rasa jika saya belajar sesuatu tentang diri saya dari hal tersebut, itu adalah bahwa amarah itu kuat dan perlu, dan tidak selamanya buruk untuk diekspresikan. Faktanya, amarah yang terpendam bisa dibilang jauh lebih merusak," jelasnya.

West End Girl, yang menceritakan keruntuhan pernikahannya dengan mantan suami, aktor David Harbour, berhasil memikat pendengar lewat lirik-lirik yang jujur dan rentan. Meski mendapat respon positif, Allen mengaku sempat merasa takut sebelum merilisnya pada 24 Oktober lalu.

"Ketika saya menulis album ini, saya menghabiskan sekitar delapan bulan dengan perasaan sangat ketakutan akan apa yang akan kembali (reaksi) kepada saya," akunya.

Curhatan Ekstrem Para Penggemar

Kesuksesan album ini ternyata membuka pintu bagi para penggemar untuk berbagi kisah kelam mereka sendiri. Allen mengungkapkan sejak perilisan tersebut, kotak pesan (DM) di Instagram-nya dipenuhi cerita para perempuan yang mengalami perselingkuhan dengan detail yang sangat grafis.

"Ini sungguh gila," katanya. "Di DM Instagram, saya mendapatkan banyak perempuan yang menceritakan hal-hal yang sangat grafis. Secara harfiah seperti, 'Suami saya akan berhubungan intim dengan saya sementara dia mengirim pesan kepada perempuan lain.' Itu membuat saya merasa sangat buruk."

Meski merasa terbebani dengan cerita-cerita tersebut, Allen tetap menghargai perannya sebagai musisi yang mampu memberikan rasa kebersamaan bagi para korban.

"Yang bisa saya lakukan adalah menulis musik yang semoga bisa mereka identifikasi dan membuat mereka merasa tidak sendirian," pungkasnya. (People/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya