Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMEDIAN legendaris asal Inggris, Ricky Gervais, resmi diumumkan sebagai pemenang kategori Penampilan Komedi Stand-Up Terbaik (Best Stand-Up Comedy Performance) dalam ajang Golden Globe Awards ke-83 yang digelar di The Beverly Hilton, Minggu malam (11/1). Kemenangan ini diraih Gervais melalui acara spesial Netflix terbarunya yang bertajuk Mortality.
Meskipun menyabet penghargaan bergengsi tersebut, bintang serial The Office ini tidak tampak hadir secara fisik dalam upacara penganugerahan. Posisi Gervais di atas panggung digantikan oleh komedian Wanda Sykes yang menerima piala tersebut mewakili sang pemenang. Kemenangan ini mempertegas posisi Gervais sebagai salah satu komedian paling berpengaruh, mengungguli nomine kuat lainnya seperti Bill Maher, Brett Goldstein, Kevin Hart, Kumail Nanjiani, dan Sarah Silverman.
Ketidakhadiran Gervais dalam malam puncak Golden Globes bukanlah tanpa alasan. Dalam wawancara sebelumnya dengan BBC Radio 4, komedian berusia 67 tahun itu secara blak-blakan mengungkapkan lebih memilih ketenangan di rumah daripada menghadiri acara penghargaan di Los Angeles.
"Jaraknya terlalu jauh untuk ditempuh. Dibutuhkan upaya yang sangat besar untuk membuat saya beranjak dari sofa, meninggalkan kucing dan kekasih saya saat sedang menonton Netflix," ujar Gervais.
Ia menambahkan bahwa meskipun sangat mencintai proses kreatif menulis dan beraksi di atas panggung, ia merasa tidak lagi memerlukan keramaian acara seremonial seperti Golden Globes.
Momen pengambilan piala oleh Wanda Sykes juga diwarnai dengan sindiran tajam. Saat memberikan pidato singkat atas nama Gervais, Sykes melontarkan pernyataan yang menyentil masa lalu kontroversial sang komedian terkait materi leluconnya. "Dia ingin berterima kasih kepada Tuhan, dan juga kepada komunitas trans," ujar Sykes di depan audiens.
Komentar tersebut merupakan sindiran langsung terhadap kritik yang sering menerpa Gervais terkait leluconnya tentang subjek tabu, termasuk komunitas transgender, dalam beberapa acara spesial Netflix sebelumnya seperti SuperNature. Meski sering dituduh transfobia, Gervais secara konsisten membela diri dengan menyatakan bahwa leluconnya bersifat satir dan ia tetap mendukung penuh hak-hak asasi manusia bagi semua kelompok.
Piala yang diraih melalui Mortality ini menambah panjang daftar koleksi penghargaan Gervais. Selama dua dekade berkarier, ia tercatat telah memenangkan empat penghargaan Golden Globe. Kehadiran Gervais dalam sejarah ajang ini juga sangat ikonik, mengingat ia pernah menjabat sebagai pembawa acara sebanyak lima kali (2010, 2011, 2012, 2016, dan 2020) dengan gaya roasting yang tajam dan kontroversial. (USA Today/Z-2)
Serial kriminal Netflix Adolescence menyapu empat trofi di Golden Globe 2026, termasuk Serial Terbatas Terbaik dan tiga kategori akting.
Serial medis HBO Max The Pitt memenangkan Serial Drama TV Terbaik di Golden Globe 2026, sekaligus mengantarkan Noah Wyle sebagai Aktor Terbaik.
Rhea Seehorn meraih Golden Globe pertamanya sebagai Aktris Terbaik Drama TV 2026 berkat perannya di serial Apple TV+ Pluribus.
Film sejarah Hamnet garapan Chloé Zhao menang Film Terbaik Drama di Golden Globe 2026, mengalahkan Sinners dan Frankenstein.
Wagner Moura menjadi aktor Brasil pertama yang memenangkan Aktor Terbaik Film Drama di Golden Globe lewat The Secret Agent.
Jessie Buckley meraih Golden Globe Aktris Terbaik Film Drama berkat Hamnet, beri penghormatan emosional untuk 400 figuran film.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved