Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Hamnet Raih Film Drama Terbaik Golden Globe 2026, Chloé Zhao Ukir Dominasi

Intan Safitri
12/1/2026 12:48
Hamnet Raih Film Drama Terbaik Golden Globe 2026, Chloé Zhao Ukir Dominasi
Film sejarah Hamnet garapan Chloé Zhao menang Film Terbaik Drama di Golden Globe 2026, mengalahkan Sinners dan Frankenstein.(Golden Globe)

FILM drama sejarah Hamnet resmi dinobatkan sebagai Film Terbaik Drama dalam ajang Golden Globe Awards ke-83 yang berlangsung di The Beverly Hilton, Minggu malam (11/1). Kemenangan ini mempertegas dominasi sutradara Chloé Zhao di panggung penghargaan internasional sekaligus menjadi malam kejayaan bagi rumah produksi Focus Features.

Didampingi produser legendaris Steven Spielberg serta aktor utama Paul Mescal dan Jessie Buckley, Zhao menerima trofi tertinggi malam itu dengan penuh emosi. Steven Spielberg, yang sempat mengambil mikrofon di awal pidato, memberikan pujian tinggi kepada Zhao atas visinya yang luar biasa dalam mengadaptasi novel karya Maggie O’Farrell tersebut.

“Saya merasa hanya ada satu pembuat film yang bisa menceritakan kisah ini,” ujar Spielberg sambil berpaling dan memberikan penghormatan kepada Zhao di atas panggung.

Dalam pidato kemenangannya, Chloé Zhao tidak hanya merayakan kesuksesan teknis filmnya, tetapi juga menyampaikan pesan mendalam mengenai proses kreatif dan kemanusiaan. Ia mendedikasikan kemenangan ini bagi para kru yang mengalami duka pribadi selama proses syuting dan mengutip pesan dari aktor utamanya, Paul Mescal, tentang esensi seorang seniman.

“Paul berkata bahwa pembuatan Hamnet menyadarkannya bagian terpenting menjadi seorang seniman adalah belajar untuk menjadi cukup rentan guna membiarkan diri kita dilihat apa adanya, bukan sebagaimana kita seharusnya,” ungkap Zhao dalam pidatonya yang memukau hadirin.

Ia menambahkan kejujuran dalam berkarya adalah kunci untuk terhubung dengan audiens. “Memberikan diri kita sepenuhnya kepada dunia, bahkan bagian dari diri kita yang kita malui, yang kita takuti, yang tidak sempurna, agar orang-orang yang kita ajak bicara juga bisa belajar untuk menerima diri mereka sepenuhnya,” lanjut sutradara pemenang Oscar tersebut.

Hamnet mengeksplorasi kehidupan Agnes (Jessie Buckley) dan William Shakespeare (Paul Mescal) saat mereka berjuang menghadapi kematian putra mereka yang berusia 11 tahun, Hamnet. Narasi film ini menyoroti bagaimana tragedi duka yang menghancurkan tersebut akhirnya menjadi katalis bagi lahirnya karya sastra paling legendaris di dunia, Hamlet.

Kemenangan film ini melengkapi pencapaian individu Jessie Buckley yang juga membawa pulang piala Aktris Terbaik Drama pada malam yang sama. Hamnet berhasil unggul di tengah persaingan ketat kategori Drama Terbaik melawan film-film unggulan seperti Sinners karya Ryan Coogler dan Frankenstein karya Guillermo del Toro. (Decider/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya