Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR Timothée Chalamet akhirnya berhasil membawa pulang piala Golden Globe pertamanya dalam kategori Aktor Terbaik dalam Film Layar Lebar, Musikal atau Komedi pada malam penganugerahan ke-83 di Beverly Hilton, California, Minggu (11/1). Kemenangan ini diraih melalui peran impresifnya sebagai pemain tenis meja profesional dalam film Marty Supreme garapan sutradara Josh Safdie.
Kemenangan ini menjadi momen emosional bagi Chalamet setelah sebelumnya empat kali masuk nominasi tanpa kemenangan, termasuk untuk film Call Me by Your Name dan A Complete Unknown. Dalam kategori yang disebutnya "sangat kompetitif" ini, Chalamet berhasil mengungguli deretan aktor veteran seperti Leonardo DiCaprio (One Battle After Another), George Clooney (Jay Kelly), Ethan Hawke (Blue Moon), hingga bintang internasional Lee Byung-hun (No Other Choice).
Dalam pidato kemenangannya, Chalamet memuji kualitas rekan-rekan nominatornya. "Kategori ini sangat luar biasa (stacked). Saya sangat mengagumi kalian semua," ujar Chalamet di hadapan hadirin.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Josh Safdie atas kepercayaan yang diberikan untuk memerankan sosok Marty yang ambisius. "Jika kalian memberi tahu saya saat berusia 19 tahun bahwa suatu hari saya akan berterima kasih kepada Kevin O’Leary dari 'Shark Tank' di panggung ini, saya pasti akan terpana," candanya yang merujuk pada keterlibatan pengusaha Kevin O'Leary dalam jajaran pemain film tersebut.
Chalamet juga memberikan apresiasi kepada orangtuanya serta pasangannya, Kylie Jenner, yang turut hadir memberikan dukungan. Dedikasi Chalamet dalam film ini memang patut diacungi jempol. Sutradara Josh Safdie mengungkapkan bahwa aktor tersebut sangat totalitas selama proses syuting.
"Timmy sangat murah hati. Dia terkadang melakukan hingga 26 take untuk satu adegan," ungkap Safdie dalam wawancara baru-baru ini.
Film Marty Supreme sendiri menjadi sukses besar bagi studio indie A24 dengan pendapatan pembukaan mencapai US$27 juta, sebuah rekor tertinggi bagi studio tersebut. Chalamet menyebut film ini sebagai proyek yang sangat personal.
"Ini adalah film orisinal di saat film orisinal jarang dibuat. Ini tentang pengejaran mimpi, dan saya mengerahkan segalanya di lapangan," pungkasnya.
Dengan kemenangan ini, Timothée Chalamet kini memperkuat posisinya sebagai salah satu kandidat terkuat dalam perebutan gelar aktor terbaik di ajang penghargaan berikutnya, termasuk Piala Oscar. (Los Angeles Times/Z-2)
Serial kriminal Netflix Adolescence menyapu empat trofi di Golden Globe 2026, termasuk Serial Terbatas Terbaik dan tiga kategori akting.
Serial medis HBO Max The Pitt memenangkan Serial Drama TV Terbaik di Golden Globe 2026, sekaligus mengantarkan Noah Wyle sebagai Aktor Terbaik.
Rhea Seehorn meraih Golden Globe pertamanya sebagai Aktris Terbaik Drama TV 2026 berkat perannya di serial Apple TV+ Pluribus.
Film sejarah Hamnet garapan Chloé Zhao menang Film Terbaik Drama di Golden Globe 2026, mengalahkan Sinners dan Frankenstein.
Wagner Moura menjadi aktor Brasil pertama yang memenangkan Aktor Terbaik Film Drama di Golden Globe lewat The Secret Agent.
Jessie Buckley meraih Golden Globe Aktris Terbaik Film Drama berkat Hamnet, beri penghormatan emosional untuk 400 figuran film.
Aktor Hollywood Timothée Chalamet memasukkan nama Susan Boyle dalam daftar tokoh Inggris terhebat versinya. Susan Boyle mengaku sangat tersentuh.
Timothée Chalamet tampil dengan kepala plontos dalam video Instagram menjelang perilisan film terbarunya, Marty Supreme, yang tayang Natal 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved