Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Cher dan Kristen Bell Ungkap Drama Balik Layar Burlesque Sebagai Mimpi Buruk

Thalatie K Yani
06/1/2026 08:17
Cher dan Kristen Bell Ungkap Drama Balik Layar Burlesque Sebagai Mimpi Buruk
Legenda pop Cher dan Kristen Bell buka suara soal kekacauan di set film Burlesque. Dari konflik petinggi hingga upaya pemotongan lagu hit Cher.(IMDB)

SETELAH lebih dari satu dekade, legenda pop Cher akhirnya blak-blakan mengenai konflik internal yang mewarnai proses syuting film musikal Burlesque (2010). Dalam episode terbaru podcast "Armchair Expert" pada 5 Januari 2026, Cher, 79, bersama lawan mainnya, Kristen Bell, 45, mengenang kembali pengalaman yang mereka sebut sebagai "masa sulit".

Dalam film tersebut, Cher berperan sebagai Tess Scali, pemilik klub, sementara Bell berperan sebagai Nikki, salah satu penari utama. Meski awalnya bersemangat bisa bekerja sama dengan nama besar seperti Christina Aguilera, Bell mengakui suasana di lokasi syuting sangat jauh dari kata kondusif.

Konflik Asmara Petinggi Film 

Cher mengisyaratkan film tersebut bisa saja menjadi proyek yang menyenangkan jika bukan karena perilaku beberapa pihak yang memiliki kekuasaan tinggi. "Itu adalah syuting yang berat. Benar-benar berat," ujar Bell menimpali.

Meski mereka enggan menyebut nama, Dax Shepard, pembawa acara sekaligus suami Bell, memberikan gambaran lebih jelas. Ia menyebut adanya hubungan romantis di antara orang-orang di posisi atas yang kerap memicu drama di lokasi syuting. Cher membenarkan hal tersebut dengan menyatakan, "Itu terjadi di lokasi syuting dengan cukup sering, dramatis, dan sangat unik bagi siapa pun yang berkecimpung di bisnis hiburan."

Laporan The Hollywood Reporter tahun 2010 memang sempat menyoroti bentrokan antara sutradara Steven Antin dan Presiden Screen Gems, Clint Culpepper, yang saat itu merupakan pasangan kekasih. Antin sendiri pernah mengakui kepada media bahwa jadwal kerja yang melelahkan membuat suasana menjadi "mimpi buruk".

Upaya Pemotongan Lagu Hit Cher

Salah satu klaim paling mengejutkan dari Cher adalah adanya upaya dari salah satu petinggi film untuk memotong lagu ikoniknya, "You Haven't Seen the Last of Me".

"Dia bilang, 'Saya memotong lagu itu karena saya tidak ingin Cher merusak film saya'," ungkap Cher. Meskipun lagu tersebut akhirnya tetap ada di film dan menjadi salah satu karya paling dikenal dari proyek tersebut, Cher merasa tidak dihargai sebagai seniman profesional.

Untuk menghadapi kekacauan di lokasi, Kristen Bell mengaku sering bersembunyi di sudut ruangan bersama lawan main lainnya, Stanley Tucci, hanya untuk menertawakan situasi yang terjadi. Cher pun menyatakan kekagumannya pada Bell dan Tucci selama proses tersebut.

Tetap Rendah Hati di Tengah Popularitas

Di balik status legendarisnya, Cher menegaskan ia tidak pernah membiarkan persona selebritas memengaruhi etos kerjanya. "Itu (persona) tidak berarti apa-apa bagi saya. Saya adalah seorang perempuan yang selalu bekerja, itulah diri saya. Saya tidak termakan oleh hal-hal lain," tegasnya.

Meskipun Burlesque mendapatkan ulasan beragam saat perilisannya, film ini tetap menjadi fenomena budaya populer, menghasilkan lebih dari US$90 juta, dan baru-baru ini diadaptasi menjadi pertunjukan musikal di West End London pada 2025. (People/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya