Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Capai 10,5 Juta Penonton, Agak Laen Siap Geser Avengers: Endgame

Faturrhozak
05/1/2026 19:22
Capai 10,5 Juta Penonton, Agak Laen Siap Geser Avengers: Endgame
Film Agak Laen: Menyala Pantiku! berambisi merebut takhta film terlaris sepanjang masa di Indonesia yang dipegang Avengers: Endgame.(Dok. Imajinari)

AMBISI film komedi horor Agak Laen: Menyala Pantiku! untuk menjadi raja bioskop di Indonesia kian tak terbendung. Kini, film tersebut tengah membidik rekor penonton terbanyak sepanjang sejarah yang masih dipegang oleh film blockbuster Hollywood, Avengers: Endgame (2019).

Berdasarkan data terbaru, Agak Laen: Menyala Pantiku! telah berhasil mengumpulkan 10,5 juta penonton dalam kurun waktu kurang dari 60 hari penayangan. Angka ini membuat posisinya kian mepet dengan Avengers: Endgame yang mencatatkan rekor 10,9 juta penonton di Indonesia. Artinya, selisih kedua film raksasa ini hanya tinggal 400 ribuan penonton saja.

Sebelum menempel ketat Avengers, film garapan rumah produksi Imajinari ini telah lebih dulu mengukuhkan diri sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa. Agak Laen: Menyala Pantiku! sukses melampaui capaian fenomena horor KKN di Desa Penari (2022) dan film animasi Jumbo (2025).

Sutradara Ingin Segera 'Tutup Buku'

Meski angka penonton terus merangkak naik mengejar rekor Marvel, penulis sekaligus sutradara Muhadkly Acho justru merespons dengan sikap yang membumi. Ia mengingatkan seluruh kru untuk tidak terlena dengan angka fantastis tersebut dan tetap fokus pada esensi berkarya.

“Kami sih selalu sama. Sama-sama sepakat kalau begitu ini sudah selesai tayang, ya udah kita tutup buku, lupain 10 jutanya, lupain 9 jutanya. Balik lagi have fun seperti dulu kami memulai ini,” ujar Acho saat dihubungi Media Indonesia, Jumat (2/1).

Menurut Acho, memikirkan beban rekor justru akan menghambat kreativitas untuk karya selanjutnya. Ia memilih untuk mengevaluasi kekurangan film ini demi kualitas sekuel mendatang.

“Itu spirit yang kami tanamkan di film, dan seterusnya. Karena capai lah, mikirin beban-beban kayak gitu. Yang penting kami lebih ke kayak apa yang bisa diperbaiki dari yang udah-udah. Mudah-mudahan nanti di yang ketiga, kami fokus ke nambal kekurangan-kekurangan itu aja sih,” pungkasnya. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya