Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Belajar dari Kedermawanan Raffi Ahmad: Ini Dampak Positif Berbagi bagi Kesehatan Tubuh

Nike Amelia Sari
03/1/2026 11:01
Belajar dari Kedermawanan Raffi Ahmad: Ini Dampak Positif Berbagi bagi Kesehatan Tubuh
Ilustrasi(@raffinagita1717)

RAFFI Ahmad menjadi salah satu selebritas yang sering membantu sesama. Suami Nagita Slavina ini kerap mengulurkan tangan bagi rekan sejawat seperti Jessica Iskandar, Chika Jessica, Nunung, dan lainnya saat mereka menghadapi masa sulit.

Ternyata, kebiasaan menolong yang dilakukan Raffi Ahmad memiliki korelasi positif terhadap kondisi fisik dan mental. Mengutip informasi dari laman kesehatan Halodoc, berikut adalah beragam keuntungan medis yang didapat saat kita gemar membantu sesama:

1. Peluang Umur Panjang 

Berbagi tidak melulu soal materi, mendonasikan waktu untuk urusan sosial pun termasuk bentuk kepedulian. Mereka yang aktif dalam kegiatan sosial cenderung memiliki tekanan stres yang minim dan tingkat kepuasan hidup yang lebih optimal. 

Dengan mengelola stres secara baik, kerusakan sel-sel tubuh dapat dicegah, sehingga risiko terkena penyakit kronis berkurang dan peluang umur panjang pun meningkat.

2. Memacu Hormon Kebahagiaan

Aktivitas menolong orang lain memicu otak untuk melepaskan hormon dopamine, yang menciptakan sensasi senang secara instan. Selain itu, tubuh juga memproduksi oksitoksin yang berperan penting dalam meredam kecemasan. 

Dampak jangka panjang dari perasaan bahagia ini sangat krusial bagi kesehatan jantung dan membuat tubuh tidak mudah merasa letih.

3. Menjaga Stabilitas Tekanan Darah

Perasaan damai dan bahagia yang muncul setelah membantu orang lain terbukti mampu menyeimbangkan tekanan darah. Bagi mereka yang memiliki riwayat hipertensi, membiasakan diri untuk berbagi bisa menjadi terapi pendamping selain pengobatan medis, guna menghindari komplikasi akibat tekanan darah yang tidak terkontrol.

4. Menumbuhkan Rasa Percaya Diri

Kebaikan yang kita lakukan dapat meningkatkan penilaian positif terhadap diri sendiri. Karena berbagi didasari oleh rasa saling percaya, aktivitas ini mampu mengikis kecurigaan atau prasangka buruk terhadap lingkungan sekitar. Hal ini secara otomatis memperbaiki kualitas mental dan meningkatkan rasa percaya diri dalam berinteraksi.

5. Memberikan Makna Lebih pada Kehidupan

Dengan berbagi, kita membuka ruang untuk menjalin koneksi dengan orang lain. Hal ini memberikan kesempatan bagi kita untuk merayakan momen-momen berharga bersama, yang pada akhirnya membuat perjalanan hidup terasa lebih bermakna dan bervariasi. (H-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik